Warga Kepulauan Sula yang Jatuh ke Laut Ditemukan Meninggal Dunia 

- Wartawan

Kamis, 11 Juli 2024 - 11:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan Melakukan Evakuasi Jenazah Korban. (Rakyatmu)

Tim SAR Gabungan Melakukan Evakuasi Jenazah Korban. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Ardin Pawa (47 tahun) warga Desa Pas IPA, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara yang dikabarkan jatuh ke laut akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Upaya pencarian korban selama tiga hari oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud dan BPBD Kepulauan Sula itu berhasil menemukan jasad korban yang terapung di sekitar Fat Kapita (Batu Kapita) sekitar wilayah desa Auponhia, Kecamatan Mangoli Selatan, sekira pukul 10.00 WIT pagi tadi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula, Buhari Buamon membenarkan bahwa, jenazah korban sudah ditemukan oleh tim SAR gabungan pagi tadi di sekitar Fat Kapita.

“Benar korban sudah di temukan oleh Tim SAR gabungan, tapi sudah meninggal dunia. Jasadnya masih utuh hanya sebagian kulit sudah terkelupas. Namun, wajah masih di kenali,” jelas Buhari kepada Rakyatmu.com, Kamis (11/07/2024).

Tambah Buhari, tentu dirinya juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Basarnas, Polairud yang sudah bersusah paya dalam upaya pencarian korban meskipun dalam situasi musim ombak.

“Kalian sangat luar biasa. Saya bangga kepada kalian semua yang tergabung di dalam tim SAR gabungan yang sudah berhasil menemukan jasad korban dan berhasil evakuasi jenazah korban untuk dibawa ke kampung halamannya. Sekali lagi terima kasih banyak kalian semua,” ucapnya.

BACA JUGA :  Sungai Sagea Tercemar Aktivitas Tambang, DLH Maluku Utara: Pengaruh Alam Terutama Hujan

Sekedar diketahui, peristiwa korban jatuh ke laut sejak Minggu (7/07/2024) lalu. Sebelumnya Ardin Pawa berangkat dari Desa Penu, Taliabu Utara menuju ke pulau Mangoli menggunakan longboat mesin 40 PK. Hannya saja sampai di batu goso, sekitar selat Capalulu dihantam arus dan korban jatuh ke laut. (**)

Penulis : Karman Samuda

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe
BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata
Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door
Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total
Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak
PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital
Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru
Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:15 WIT

KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:17 WIT

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:53 WIT

Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:15 WIT

Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:40 WIT

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:10 WIT

Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:20 WIT

Dokumen Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu Taliabu Ditandatangani

Berita Terbaru

Suasana Warga Membayar PBB di Pojok Pajak BP2RD Kota Ternate

Daerah

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:17 WIT

Petugas BP2RD Kota Ternate Menyambangi Wajib Pajak di Kelurahan Kalumata. (RakyatMu)

Daerah

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:40 WIT