Pertamina Pastikan Stok BBM di Maluku Utara hingga Idul Fitri Aman

- Wartawan

Selasa, 18 April 2023 - 20:43 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial and Trading Regional Papua Maluku, Edy Mangun. (Rakyatmu)

Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial and Trading Regional Papua Maluku, Edy Mangun. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Pertamina Patra Niaga memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Maluku Utara  hingga memasuki Idul Fitri 1444 Hijriah Tahun 2023 masih aman.

“Ketahanan stok di Maluku Utara masih aman hingga lebaran,” kata Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial and Trading Regional Papua Maluku, Edy Mangun pada Selasa (18/4/2023).

Edy mengatakan, jika dilihat dari data ketahanan stok BBM jenis minyak tanah masih cukup untuk 14 hari kedepan, Avtur untuk penerbangan masih tersedia 16 hari kedepan.

Kemudian BBM jenis Solar masih cukup untuk 13 hari kedepan, Pertalite masih tersedia 10 hari kedepan, Pertamax masih tersedia 19 hari kedepan .

“Kemarin ada Kapal yang masuk, hari ini 18 April ada lagi yang masuk, berarti stok BBM naik, maka saya pastikan hingga memasuki lebaran stok masih aman,” jelasnya.

Namun ia mendengar informasi bahwa minyak tanah di beberapa daerah Maluku Utara masih langka. Padahal stok masih aman untuk masyarakat.

“Saya khawatir ada oknum-oknum yang kemudian melihat ketahanan stok cukup, kemudian mereka bermain BBM bersubsidi terutama minyak tanah,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Oknum TNI di Kepulauan Sula Dilaporkan ke Polisi Militer Atas Dugaan Kasus Perbudakan Seksual

Olehnya itu, ia mengimbau kepada masyarakat harus mengawasi di setiap pangkalan minyak tanah di Kabupaten dan Kota, Maluku Utara.

“Jangan sampai ada oknum yang bermain di pangkalan, drop 5 drom tetapi 3 drom hilang, itu yang memunculkan kelangkaan minyak tanah,” ujarnya.

Jika ada temuan seperti itu, ia meminta kepada masyarakat segera lapor ke polisi atau pertamina dan pemerintah.

“Karena minyak tanah ini bersentuhan dengan dapur rumah tangga,” pungkasnya. (man)

Penulis : Man

Editor : Diman Umanailo

Sumber Berita : Edy Mangun

Berita Terkait

KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe
BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata
Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door
Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total
Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak
PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital
Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru
Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:15 WIT

KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:17 WIT

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:53 WIT

Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:15 WIT

Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:40 WIT

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:10 WIT

Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:20 WIT

Dokumen Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu Taliabu Ditandatangani

Berita Terbaru

Suasana Warga Membayar PBB di Pojok Pajak BP2RD Kota Ternate

Daerah

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:17 WIT

Petugas BP2RD Kota Ternate Menyambangi Wajib Pajak di Kelurahan Kalumata. (RakyatMu)

Daerah

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:40 WIT