KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe

- Wartawan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator KATAM Maluku Utara, Muhlis Ibrahim. (FB Muhlis)

Koordinator KATAM Maluku Utara, Muhlis Ibrahim. (FB Muhlis)

RAKYATMU.COM – Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara membantah kabar yang menyebutkan PT Smart Marsindo masih menjalankan aktivitas pertambangan di Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah.

Berdasarkan penelusuran lapangan yang dilakukan KATAM, organisasi tersebut mengaku tidak menemukan aktivitas operasional perusahaan. KATAM juga menyebut PT Smart Marsindo hingga kini belum mengantongi persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

“Dari hasil penelusuran kami di lapangan, PT Smart Marsindo tidak ada kegiatan operasional sama sekali,” tegas Koornator KATAM Mauku Utara, Muhlis Ibrahim, Jumat (16/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Muhlis, status persetujuan RKAB menjadi salah satu aspek yang perlu diperiksa untuk memastikan apakah kegiatan pertambangan perusahaan dapat dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, status RKAB dan aktivitas perusahaan perlu dipastikan melalui dokumen resmi serta konfirmasi kepada instansi berwenang dan pihak perusahaan.
KATAM Sebut Shanty Bukan Pengurus Sejak 2024

BACA JUGA :  Pererat Silaturahmi dan Satukan Visi Misi Lewat Rabu Menyapa di Dinsos Ternate

Selain menyoroti status operasional perusahaan, KATAM juga membantah keterkaitan Shanty Alda Nathalia dengan pengendalian operasional PT Smart Marsindo.

Muhlis menyatakan, berdasarkan informasi yang dimiliki KATAM, Shanty bukan lagi direksi maupun komisaris yang mengendalikan operasional perusahaan sejak 2024.

Karena itu, menurutnya, setiap tuduhan yang mengaitkan Shanty dengan aktivitas perusahaan perlu didukung bukti dan dokumen yang jelas, terutama terkait jabatan serta kewenangannya dalam struktur perusahaan.

KATAM menilai tuduhan terhadap PT Smart Marsindo dan Shanty tidak sesuai dengan hasil penelusuran yang mereka lakukan. Muhlis menyebut tuduhan tersebut mengada-ada.

Namun, klaim mengenai perubahan susunan direksi dan komisaris perlu diverifikasi melalui dokumen perusahaan atau data resmi yang relevan. Sementara itu, dugaan aktivitas pertambangan perlu diperiksa berdasarkan bukti lapangan dan keterangan instansi berwenang.

BACA JUGA :  Gagasan Lasmiyati Hoda Raih Juara 1 PKA Angkatan X Tahun 2024

Selain itu, Muhlis mengatakan, KATAM berharap PT Smart Marsindo dapat segera memenuhi persyaratan yang diperlukan agar kepastian mengenai kelanjutan kegiatan perusahaan dapat diperoleh.

“Kami berharap perusahaan dapat secepatnya mendapatkan persetujuan RKAB agar bisa beroperasi. Supaya geliat ekonomi di Pulau Gebe dapat kembali normal,” ujarnya.

KATAM juga menyoroti dampak terhentinya aktivitas perusahaan terhadap sejumlah program yang berkaitan dengan pembangunan sekolah dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Namun, keterkaitan antara program-program tersebut dengan status operasional perusahaan masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait. (**)

Penulis : Diman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata
Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door
Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total
Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak
PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital
Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru
Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla
Dokumen Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu Taliabu Ditandatangani

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:15 WIT

KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:17 WIT

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:53 WIT

Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:15 WIT

Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:40 WIT

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:10 WIT

Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:20 WIT

Dokumen Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu Taliabu Ditandatangani

Berita Terbaru

Suasana Warga Membayar PBB di Pojok Pajak BP2RD Kota Ternate

Daerah

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:17 WIT

Petugas BP2RD Kota Ternate Menyambangi Wajib Pajak di Kelurahan Kalumata. (RakyatMu)

Daerah

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:40 WIT