RAKYATMU.COM – Wali Kota Ternate, Dr H M Tauhid Soleman memberi apresiasi kepada Kepala BP2RD Mochtar Hasim beserta jajarannya terkait kinerja selama triwulan I tahun anggaran 2026.
Apresiasi ini disampaikan orang nomor satu di Kota Rempah saat menghadiri buka puasa bersama jajaran BP2RD di kantor BP2RD Kota Ternate, Jumat (6/3/2026).
Turut hadir dalam agenda buka puasa bersama, Waki Wali Kota, Nasri Abubakar, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly, Jogugu Kesultanan Ternate, para pejabat administrasi dan staf BP2RD Kota Ternate.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat memberi arahan, Wali Kota Ternate, Dr H M Tauhid Soleman mengatakan BP2RD sebagai liding sektor pengelolaan pendapatan Kota Ternate sudah melampaui angka 20 persen dengan target triwulan pertama 15 persen.
Jadi dari Rp1,2 miliar total target pajak triwulan I, tapi kini sudah mencapai Rp18 miliar lebih. Pada saat pengesahan APBD kota Ternate mengalami pengurangan TKD Rp159 miliar.
“Sehingga untuk APBD tahun 2026 menyentuh Rp900 miliar lebih, meski begitu daerah-daerah lain tidak mampu membayar TPP tapi kota Ternate kita menyadari perputaran ekonomi banyak disumbangkan oleh ASN,” kata Wali Kota.
Dengan belanja ASN ini memberikan kontribusi pada pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi. “Memang benar investasi pemerintah tidak seperti tahun sebelumnya jadi sangat berharap belanja pegawai,” tukasnya.
Wali Kota dua periode itu mengaku, PAD tahun 2025 mencapai Rp132 miliar, sehingga meski ada pengurangan TKD, maka pendapatan melalui sektor pajak dan retrobusi harus digenjot.
Dia menilai, sektor pajak menjadi salah satu penyumbang terbesar PAD, “apalagi tahun sebelumnya pajak menyumbang Rp100 miliar sehingga tren ini harus dijaga karena termasuk tinggi,” terangnya.
“Dengan tren inilah melalui kinerja maksimal yang dilakukan pada pegawai lingkungan BP2RD jadi tidak ada alasan bagi kita terjadi pengurangan TKD terus tak bisa berbuat apa-apa maka mau tidak mau pendapatan ini harus digenjot baik itu pajak maupun retribusi,” tegasnya.
Wali Kota juga mengaku pada tahun ini, Pemerintah Kota Ternate belum melakukan pembangunan fisik secara signifikan akibat dari pengurangan TKD untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur lainnya.
“Saya menaruh harapan besar kepada seluruh OPD pengelola PAD dan memberi ruang pada Wakil Wali Kota untuk nanti bisa melakukan evaluasi dan mendorong pendapatan Kota Ternate,” tuturnya
“Sekali lagi terima kasih kerja kerja cerdas, iklas yang tepat dilakukan BP2RD untuk meningkatkan PAD di sektor pajak di tahun 2026,” pungkasnya. (**)
Editor : Redaksi













