Polisi Geledah Kantor DPMD dan Inspektorat Taliabu Terkait Kasus Dugaan Korupsi DD

- Wartawan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku Utara di Pulau Taliabu. (Ikhy)

Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku Utara di Pulau Taliabu. (Ikhy)

RAKYATMU.COM – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara menggeledah kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Inspektorat Kabupaten Pulau Taliabu, Kamis (20/8/2026).

Dari informasi yang didapatkan redaksi rakyatmu.com di lapangan, penggeledahan Kantor DPMD dan Inspektorat Pulau Taliabu ini terkait kasus dugaan korupsi pemotongan anggaran Dana Desa (DD) Pulau Taliabu tahun 2017.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku Utara saat Melakukan Penggeledahan di Kantor Inspektorat Kabupaten Pulau Taliabu. (Ikhy)

Dalam kasus dugaan korupsi anggaran DD Pulau Taliabu ini, Penyidik Polda Maluku Utara telah menetapkan tiga tersangka, di antaranya mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Taliabu, SA alias Salim, Ketua Pokja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pulau Taliabu, LOM alias Ode, serta Bendahara Umum Daerah (BUD), ATK alias Agusmawati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berkas kasus dugaan korupsi ini, sudah lebih dari 10 kali dikembalikan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, karena dianggap belum lengkap atau masih kekurangan alat bukti.

BACA JUGA :  Terdakwa Akui Kesalahan di Sidang Kasus Pemalsuan Dokumen Bacaleg PAN Kota Tidore

Dalam penyidikan sebelumnya terungkap, pencairan Dana Desa tahap I tahun 2017 ditransfer ke rekening perusahaan yang diduga milik salah satu tersangka, yakni CV Syafaat Perdana.

Dalam penyidikan, terungkap bahwa pencairan DD tahap I tahun 2017 ditransfer ke rekening perusahaan yang diduga milik salah satu tersangka, yakni CV Syafaat Perdana.

Dari 71 desa yang ada di Kabupaten Pulau Taliabu, pada saat pencairan, masing-masing desa diduga dilakukan pemotongan Rp60 juta. Jika dijumlahkan sekitar Rp4 miliar lebih.

Sekadar diketahui, dalam penggeladah kantor DPMD dan Inspektorat, Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku Utara dibantu oleh sejumlah personel dari Polres Pulau Taliabu.

BACA JUGA :  Kasus PT WKM, Polda Maluku Utara Periksa 10 Saksi Soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga

Dilansir dari media Cermat.co.id, Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Hadi Poerwanto mengatakan, bahwa penyidik masih berupaya melengkapi berkas perkara berdasarkan catatan dan petunjuk dari JPU.

“Memang dalam penanganan kasus ini sudah terjadi beberapa kali pergantian penyidik maupun JPU. Sehingga catatan dari JPU dalam berkas tahap I kembali lagi harus dipelajari karena itu membutuhkan waktu,” ucap Hadi, Kamis (13/8/2026).

Kata Hadi, perkara dugaan korupsi Dana Desa Taliabu belum dapat dinyatakan masuk masa daluwarsa. Penanganan perkara tindak pidana korupsi, memiliki ketentuan yang berbeda dengan perkara pidana lainnya.

“Khusus untuk kasus ini, apakah sudah masuk pada tahap daluwarsa, nanti saya tanyakan lagi kepada penyidik yang menangani,” pungkasnya. (**)

Penulis : Ikhy Umaternate

Editor : Diman

Berita Terkait

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah
Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?
Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol
Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa
Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD
Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut
Dikriminalisasi PT NHM, Anak dan Keluarga Septian Sam Minta Perhatian Kapolda Maluku Utara
Rekayasa Kasus TPKS Terbongkar, Humas PT NHM dan Kapolres Halut Kompak Blokir Nomor

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:44 WIT

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:31 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?

Selasa, 29 September 2026 - 14:15 WIT

Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol

Selasa, 29 September 2026 - 12:27 WIT

Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa

Senin, 28 September 2026 - 15:36 WIT

Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 13:41 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut

Kamis, 24 September 2026 - 17:26 WIT

Dikriminalisasi PT NHM, Anak dan Keluarga Septian Sam Minta Perhatian Kapolda Maluku Utara

Kamis, 24 September 2026 - 13:01 WIT

Rekayasa Kasus TPKS Terbongkar, Humas PT NHM dan Kapolres Halut Kompak Blokir Nomor

Berita Terbaru

Petugas BP2RD Kota Ternate Menyambangi Wajib Pajak di Kelurahan Kalumata. (RakyatMu)

Daerah

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:40 WIT