Pantai Tanjung Waka dan Pesona Bawah Laut Bikin Pengunjung Terhipnotis

- Wartawan

Sabtu, 30 September 2023 - 13:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMU.COM – Destinasi tanjung Waka di Desa Fatkauyon, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, selain keindahan di pesisir pantai, ada juga wisata bawah lautnya.

Destinasi unggulan di Kepulauan Sula ini bikin terhipnotis para wisatawan lokal, nasional maupun mancanegara.

Para pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan yang luar biasa. Pasir putih sepanjang 7 Km dan hamparan laut yang indah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pesisir pantai dan laut yang alami, pantai waka juga terkenal dengan keindahan bawah lautnya.

Pengunjung bisa melihat lumba-lumba, penyu dan ikan hias serta karang dengan jarak hanya 30 meter dari bibir pantai.

BACA JUGA :  Bupati Pulau Taliabu dan Menparekraf Berbincang Festival Pasir Anjing 

Tanjung Waka juga dikenal dengan tempatnya penyu hijau (Chelonia Mydas). Penyu ini, terlihat saat diving dan malam hari saat bertelur.

Penyu Hijau Dibawah Laut Tanjung Waka. (Istimewa for Rakyatmu)

Bagi pengunjung dari luar daerah yang ingin berlibur ke Tanjung Waka, jarak tempuhnya dari Kota Sanana ke Destinasi Wisata sekitar 53 Km.

Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Kepulauan Sula Misnar Lumbessy mengatakan, Pantai Tanjung Waka merupakan destinasi wisata unggulan di kepulauan sula.

Destinasi ini, kata dia, masuk 10 nominasi terbaik kategori festival Pariwisata Tahun 2023. Sebab, bawah lautnya saat diving dan snorkeling banyak spot dive site.

BACA JUGA :  Enam Ruang Publik di Kota Ternate Cocok untuk Malam Tahun Baru

“Keanekaragaman hayatinya, masuk dalam wilayah segitiga karang. Disitu menjadi surga para diver atau penyelam,” ujarnya.

Bahkan, lanjut dia, setiap tahun, Pemerintah Daerah membuat festival Tanjung Waka. Festival ini, tarian khas kepulauan sula dipertunjukkan, yakni:

Tarian Bela Yai yang Selalu Ditampilkan saat Festival Tanjung Waka. (Istimewa/rakyatmu)

Tarian bela yai, tarian laka baka, gambus sua, ronggeng gala, perahu juanga, tarian mansanggia hingga pencak silat.

“Dalam kegiatan tersebut juga menampilkan sejumlah UMKM dan Kuliner khas Kepulauan Sula,” terangnya. (**)

Penulis : Karman Samuda

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918
Promosi Pariwisata, Tidore-Ternate Teken MoU dengan Hotel Borobudur dan APEKSI
Pemkot Tidore Buka Peluang Investasi Bobo Cabin, Glamping Modern di Sirkuit Selawaring
Wawali Tidore Tutup Festival Pawai Obor 2026 di Seli
Rawat Ikatan Sejarah, Wali Kota Tidore Ajak Dubes Spanyol Kerja Sama
Batu Angus Jadi Primadona, Gubernur Khofifah Bantu Pemkot Ternate Raih Geopark Nasional
19 Situs di Kota Ternate Ditetapkan Sebagai Warisan Geologi, Rizal: Ikon Pariwisata
Festival Kora-Kora Kota Ternate Masuk KEN 2025

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 21:13 WIT

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Rabu, 1 April 2026 - 10:05 WIT

Promosi Pariwisata, Tidore-Ternate Teken MoU dengan Hotel Borobudur dan APEKSI

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:41 WIT

Pemkot Tidore Buka Peluang Investasi Bobo Cabin, Glamping Modern di Sirkuit Selawaring

Senin, 23 Maret 2026 - 21:00 WIT

Wawali Tidore Tutup Festival Pawai Obor 2026 di Seli

Minggu, 13 Juli 2025 - 18:10 WIT

Rawat Ikatan Sejarah, Wali Kota Tidore Ajak Dubes Spanyol Kerja Sama

Kamis, 13 Maret 2025 - 20:47 WIT

Batu Angus Jadi Primadona, Gubernur Khofifah Bantu Pemkot Ternate Raih Geopark Nasional

Kamis, 27 Februari 2025 - 21:26 WIT

19 Situs di Kota Ternate Ditetapkan Sebagai Warisan Geologi, Rizal: Ikon Pariwisata

Jumat, 21 Februari 2025 - 19:48 WIT

Festival Kora-Kora Kota Ternate Masuk KEN 2025

Berita Terbaru

Ritual Lufu Kie, atau keliling pulau menggunakan armada juanga dalam rangkaian Hari Jadi Tidore ke 918. (Istimewa)

Daerah

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:13 WIT