RAKYATMU.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tidore Kepulauan berhasil melaksanakan operasi bibir sumbing (celah bibir) perdana yang menjadi tonggak penting dalam peningkatan layanan kesehatan di daerah. Tindakan medis tersebut dilakukan pada Sabtu (11/4/2026) terhadap bayi laki-laki berusia 3,5 bulan yang merupakan warga Kota Tidore Kepulauan.
Sebelum menjalani operasi, pasien telah mendapatkan perawatan intensif sejak lahir di bawah pengawasan dokter spesialis anak hingga kondisinya dinyatakan stabil dan siap untuk tindakan bedah.
Dokter operator, Ardian, menjelaskan bahwa prosedur dilakukan secara bertahap guna memastikan keselamatan pasien sekaligus hasil yang optimal. Pada tahap awal, tim medis memprioritaskan penanganan celah bibir yang kini telah berhasil dilakukan dengan baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dokter operator, Ardian, menjelaskan bahwa prosedur dilakukan secara bertahap guna memastikan keselamatan pasien sekaligus hasil yang optimal. Pada tahap awal, tim medis memprioritaskan penanganan celah bibir yang kini telah berhasil dilakukan dengan baik.
“Karena usia pasien masih sangat muda, penanganan difokuskan terlebih dahulu pada celah bibir. Untuk celah langit-langit akan dilakukan pada tahap berikutnya setelah kondisi pasien memungkinkan,” ujarnya.
Operasi berlangsung selama kurang lebih tiga jam dan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Saat ini, pasien tengah menjalani masa pemulihan dengan kondisi yang terus membaik.
Direktur RSUD Kota Tidore Kepulauan, dr. Zuhrinah Ridwan, menyampaikan bahwa keberhasilan operasi perdana ini merupakan hasil kerja sama tim medis serta komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Ini adalah langkah awal bagi kami untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap di daerah. Kami berharap ke depan masyarakat tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan kasus serupa,” ujarnya.
Keberhasilan ini disambut haru oleh keluarga pasien. Orang tua bayi, Ilyas Suaib, mengungkapkan rasa syukur karena kini layanan operasi bibir sumbing sudah tersedia di daerah sendiri tanpa harus dirujuk ke luar wilayah.
“Alhamdulillah dengan dibukanya operasi bibir sumbing di RSUD Tidore ini, kami sangat berterima kasih. Sejak bayi kami berusia tujuh hari, kami sempat direkomendasikan ke rumah sakit di Tobelo untuk membantu proses menyusui,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim medis yang telah memberikan semangat hingga anaknya dapat menjalani operasi pada usia yang sesuai standar medis.
“Alhamdulillah dengan pelayanan terbaik dari RSUD Tidore, seluruh proses operasi berjalan lancar,” tambahnya.
Dengan keberhasilan ini, RSUD Tidore tidak hanya mencatat sejarah baru, tetapi juga membuka akses layanan bedah rekonstruksi bagi masyarakat Maluku Utara agar lebih mudah, cepat, dan terjangkau. (**)
Editor : Diman
Sumber Berita : Rilis













