Turun Angka Stunting 14 Persen Butuh Kerja Sama

- Wartawan

Kamis, 6 April 2023 - 21:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP-PKK Kota Ternate, Marliza M. Tauhid. (FB: Liza Marsaoly)

Ketua TP-PKK Kota Ternate, Marliza M. Tauhid. (FB: Liza Marsaoly)

RAKYATMU.COM – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (TP-PKK) Kota Ternate, Maluku Utara, Marliza M. Tauhid menyampaikan target penurunan angka stunting 14 persen dari Pemerintah Pusat, dibutuhkan kerja sama dari semua pihak.

“Kita melihat stunting ini menjadi masalah bersama, artinya tidak menjadi tanggung jawab OPD terkait tetapi harus kerja sama,” ujar Marliza pada Kamis (6/4/2023).

Marliza mengatakan, masalah stunting itu beragam karena tidak hanya pada sisi kesehatan melainkan pendidikan masyarakat juga berpengaruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Artinya, harus memahami pola asuh dalam rumah tangga. Kemudian dari sisi ekonomi juga sangat berpengaruh. Lebih penting lagi dari sisi kesehatan, serta sanitasi terkait dengan kesehatan lingkungan. Maka penanganannya tidak hanya satu OPD melainkan peran semua pihak,” jelas Marliza.

BACA JUGA :  Ngantuk, Pengemudi Mobil di Kota Ternate Tabrak Tiang Listrik

Ia menuturkan, TP-PKK sebagai mitra tentunya harus melakukan program kegiatan yang sudah dilakukan melalui Kelompok Kerja (Pokja) percepatan penurunan stunting.

Marliza menjelaskan, Pokja I terkait dengan pendidikan pola asuh anak dan rumah tangga. Pokja II terkait pendidikan masyarakat bagaimana para remaja dan ibu bisa memahami kondisi setelah hamil dan merawat anak.

Lanjut Marliza, selanjutnya Pokja III tentang ketahanan pangan keluarga, ini sangat penting karena terkait dengan asupan gizi. Terakhir, Pokja IV itu memaksimalkan posyandu, pola asuh hamil, pola asuh remaja, dan pranikah.

BACA JUGA :  Seorang Penderita Stroke di Desa Gitang Halmahera Selatan, Menangis Saat Terima Bantuan Kursi Roda

“Jadi bicara stunting bukan saja dilihat dari masa kelahiran tetapi hingga dewasa,” ucap Marliza.

Selain itu, Istri orang nomor satu di Kota Ternate ini mengatakan, TP-PKK juga melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Ada dua Kelurahan yang menjadi locus secara nasional dari TP-PKK pusat, yaitu Kelurahan Bastiong dan Kelurahan Foramadiahi.

“Foramadiahi terkait stunting dari asupan gizi dan Kelurahan Bastiong terkait dengan kesehatan lingkungan. 2 kelurahan itu terus dilakukan pembinaan dengan harapan 2014, Stunting di Kota Ternate turun di angka 14 persen,” pungkasnya. (mg/man)

Berita Terkait

BP2RD Kota Ternate Tunjukkan Kinerja Baik di Awal Triwulan II
Perkuat Strategi Peningkatan PAD, Kepala BP2RD Ternate Ikut Rakornas di Kemendagri
BP2RD Kota Ternate Berhasil Lampaui Target PAD di Awal Tahun 2026
Pajak Daerah Kota Ternate Hingga Awal April 2026 Tembus 31 Persen
Polres Ternate dan Dishub Bahas Parkir Tepi Jalan Depan Pasar Higienis
Dinas Perhubungan Kota Ternate Bakal Tertibkan Lokasi Parkir di Pasar Higienis
RSUD Kota Tidore Berhasil Operasi Bibir Sumbing Bayi Usia 3,5 Bulan
Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:13 WIT

BP2RD Kota Ternate Tunjukkan Kinerja Baik di Awal Triwulan II

Jumat, 17 April 2026 - 13:31 WIT

Perkuat Strategi Peningkatan PAD, Kepala BP2RD Ternate Ikut Rakornas di Kemendagri

Kamis, 16 April 2026 - 12:08 WIT

BP2RD Kota Ternate Berhasil Lampaui Target PAD di Awal Tahun 2026

Rabu, 15 April 2026 - 12:27 WIT

Pajak Daerah Kota Ternate Hingga Awal April 2026 Tembus 31 Persen

Selasa, 14 April 2026 - 13:40 WIT

Polres Ternate dan Dishub Bahas Parkir Tepi Jalan Depan Pasar Higienis

Minggu, 12 April 2026 - 18:13 WIT

RSUD Kota Tidore Berhasil Operasi Bibir Sumbing Bayi Usia 3,5 Bulan

Kamis, 9 April 2026 - 21:13 WIT

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Rabu, 8 April 2026 - 18:26 WIT

Jaga Identitas Kota Tidore, Balai Bahasa Gelar Bimtek Bahasa Daerah

Berita Terbaru