Kapolres Kepulauan Sula Tanggapi Ratusan Ton Potongan Besi Tua di Pelabuhan Malbufa

- Wartawan

Kamis, 27 Juli 2023 - 13:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kepulauan Sula, AKBP. Cahyo Widyatmoko. (Istimewa)

Kapolres Kepulauan Sula, AKBP. Cahyo Widyatmoko. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Potongan besi tua berkisar ratusan ton yang diduga dari perusahaan PT. Barito Pasifik yang saat ini berada di Desa Malbufa, Kecamatan Sanana Utara mendapat tanggapan dari Kapolres Kepulauan Sula, AKBP. Cahyo Widyatmoko.

Cahyo mengaku, informasi besi tua itu pihaknya sudah menerima, namun sampai sejauh ini tidak ada oknum-oknum yang melaporkan barangnya hilang.

BACA JUGA :  Pemkab Kepulauan Sula Hibah Lahan untuk Pembangunan Pengadilan Agama

“Jadi pihak mana yang merasa kehilangan atau siapa yang merasa dirugikan silahkan dilaporkan ke polisi jika ada bukti kepemilikan agar bisa tindaklanjuti,” ujarnya pada Kamis (27/7/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab, lanjut Cahyo, barangsiapa yang mengambil sebagian atau seluruhnya barang milik orang lain tanpa izin atau sepengetahuan pemilik barang tersebut pasti dikenakan pidana.

BACA JUGA :  Persetubuhan Anak Dibawah Umur di Kepulauan Sula, Polisi Diminta Serius

“Saya juga sudah perintahkan anggota untuk mencari tahu informasi besi tua tersebut yang saat ini berada di Desa Malbufa,” ujarnya.

Sekedar Informasi yang diterima rakyatmu.com bahwa potongan besi tersebut sudah satu kali dikirim ke Kota Surabaya melalui KM. Kendhaga Nusantara 9. (**)

Penulis : Roy

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah
Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?
Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol
Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa
Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD
Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut
Dikriminalisasi PT NHM, Anak dan Keluarga Septian Sam Minta Perhatian Kapolda Maluku Utara
Rekayasa Kasus TPKS Terbongkar, Humas PT NHM dan Kapolres Halut Kompak Blokir Nomor

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:44 WIT

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:31 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?

Selasa, 29 September 2026 - 14:15 WIT

Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol

Selasa, 29 September 2026 - 12:27 WIT

Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa

Senin, 28 September 2026 - 15:36 WIT

Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 13:41 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut

Kamis, 24 September 2026 - 17:26 WIT

Dikriminalisasi PT NHM, Anak dan Keluarga Septian Sam Minta Perhatian Kapolda Maluku Utara

Kamis, 24 September 2026 - 13:01 WIT

Rekayasa Kasus TPKS Terbongkar, Humas PT NHM dan Kapolres Halut Kompak Blokir Nomor

Berita Terbaru

pupuk organik dari Kementerian Pertanian tiba di Pelabuhan Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu. (RakyatMu)

Daerah

Pupuk Organik 346,6 Ton Tiba di Pulau Taliabu

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:09 WIT