Harita Nickel Gelar Panen Padi di Halmahera Selatan

- Wartawan

Kamis, 2 Maret 2023 - 11:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMU.COM – Harita Nickel menggelar panen padi di Desa Buton Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Panen kali ini merupakan program Sentra Ketahanan Pangan Obi (Sentani).

Berdasarkan keterangan Harita, hasilnya mencapai 5,3 Ton GKP (Gabah Kering Panen) per hektare dengan total 12 hektare lahan sawah. Jika dibandingkan panen sebelumnya hanya 1 Ton GKP per hektare.

Direktur External Relations PT TBP Stevi Thomas mengatakan, panen padi ini, merupakan panen kedua dari program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya ketahanan pangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perusahaan mendukung ketahanan pangan di Pulau Obi dengan menginisiasi terbentuknya program Sentani sebagai bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat,” kata Stevi.

Program Sentani, lanjut dia, bertujuan untuk meningkatkan ekonomi warga dan pemenuhan kebutuhan pangan. Selain itu, kata dia, terdapat tiga sektor yang menjadi sasaran program pengembangan ekonomi yaitu Sektor Pertanian, UMKM dan Perikanan.

BACA JUGA :  Sekda Kota Ternate Minta Jalan Melati-Kalumata Tuntas Tahun Ini

“Pilar pengembangan ekonomi menjadi komitmen perusahaan guna mendukung pertumbuhan ekonomi di sekitar wilayah kerja perusahaan untuk membuka akses pada mata pencaharian alternatif bagi masyarakat dalam usaha pertanian, peternakan dan perikanan,” jelasnya.

Program ini juga memiliki tujuan dalam rangka menunjang pendapatan rumah tangga sehingga mendorong tercapainya petumbuhan ekonomi keluarga dan mengembangkan ekonomi lokal yang mandiri dan berkesinambungan.

Dikatakan, perusahaan selalu memberi bantuan penanganan pasca-panen dan juga pendampingan kepada 1 Bumdes, 2 kelompok tani dan 65 anggotanya.

“Dengan adanya keikutsertaan perusahaan dalam program ini, hasil panen meningkat berkali-kali lipat dibanding panen sebelum program Sentani ini berjalan,” kata Stevi.

Stevi menjelaskan, selain Program Sentani di Desa Buton, perusahaan juga membangun pusat pertanian terpadu. Salam Kawasi (Bersama Belajar Pada Alam Kawasi) di Desa Kawasi.

Sistem pertanian terpadu diharapkan dapat menghasilkan pakan yang murah, sumber energi terbarukan, dan pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk usaha pertanian.

BACA JUGA :  Dua Nelayan Pulau Morotai yang Sempat Hilang Ditemukan Selamat 

Salam Kawasi yang dibangun, tutur dia, akan menjadi sekolah lapang bagi masyarakat yang ingin belajar mengenai pertanian, peternakan dan perikanan.

Saat ini progres pembangunan Griya Salam Kawasi terus berlanjut. Kegiatan budidaya tanaman terus dilakukan, karena sudah masuk tahap kedua budidaya. Pihaknya juga melakukan pengadaan solar panel sebagai pemenuhan daya listrik guna aktivasi budidaya tanaman hidroponik.

“Diharapkan pusat pertanian terpadu Salam Kawasi ini akan beroperasi penuh pada tahun 2023 sebagai pusat pembelajaran pertanian bagi masyarakat di Pulau Obi,” kata Stevi.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Ake Morere Desa Buton, Kecamatan Obi, La Alimin (54) mengatakan sebelum Harita Nickel masuk membina para petani hasil panennya biasa-biasa saja.

“Sebelum Harita Nickel masuk membina petani, hasil panen kita hanya sekitar 1 satu ton lebih dari setiap satu hektare, tetapi setelah perusahaan Harita masuk, hasil panen kita melonjak drastis,” terangnya. (Tim)

Berita Terkait

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate
PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan
JKPI 2026, Wali Kota Ternate: Revitalisasi Cagar Budaya Penggerak PAD dan Investasi
Tempat Hiburan Malam di Pulau Taliabu Bakal Dipindahkan, Pemda Berikan Waktu 90 Hari
Buka Rakernas JKPI 2026, Wali Kota Ternate Bicara Identitas Kota Rempah

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:24 WIT

JKPI 2026, Wali Kota Ternate: Revitalisasi Cagar Budaya Penggerak PAD dan Investasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:32 WIT

Tempat Hiburan Malam di Pulau Taliabu Bakal Dipindahkan, Pemda Berikan Waktu 90 Hari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:58 WIT

Buka Rakernas JKPI 2026, Wali Kota Ternate Bicara Identitas Kota Rempah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:39 WIT

Dinkes Taliabu Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Berbasis Data CKG

Berita Terbaru