Apakah Limbah Ban Bekas Terbakar di PT IWIP Ada Unsur Kesengajaan?

- Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan Ban Bekas Terbakar di Kawasan PT IWIP. (Screenshot Video/RakyatMu)

Tumpukan Ban Bekas Terbakar di Kawasan PT IWIP. (Screenshot Video/RakyatMu)

RAKYATMU.COM – Tumpukan ban bekas yang terbakar di kawasan perusahaan tambang nikel PT IWIP Kabupaten Halmahera Tengah di Pos 6 Kilometer 12 dan 13, tepatnya Desa Lukolamo, Kecamatan Weda Tengah, Senin (31/8/2026), menjadi pertanyaan besar apakah limbah ban bekas tersebut terbakar karena unsur kesengajaan atau ada penyebab lain?

Sebab ban tidak mudah terbakar dengan sendirinya. Dikutip ECO Green Equipment menyebutkan ban biasanya tidak terbakar secara spontan. Paling sering, kebakaran ban adalah akibat dari pembakaran disengaja.

Dalam hal ini, Polisi Halmahera Tengah masih berupaya mengusut penyebab dari kejadian tersebut. “Penyebabnya belum diketahui, anggota masih di lapangan (melakukan penyelidikan),” kata Kasi Humas Polres Halmahera Tengah, Ipda Amir Mahmud.

Dalam kejadian ini, Anggota DPRD Halmahera Tengah, Munadi Kilkoda minta polisi jangan terburu-buru menyimpulkan penyebab kebakaran sebelum dilakukan penelusuran berdasarkan fakta di lapangan.

Karena sangat berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Menurut dia, material berbahan karet yang terbakar berpotensi menghasilkan asap pekat dan zat beracun bagi kesehatan dan lingkungan.

“Kejadian ini perlu diinvestigasi secara tuntas. Baik itu disengaja maupun tidak disengaja, PT IWIP harus bertanggung jawab penuh atas dampak lingkungan dan kesehatan warga yang ditimbulkan dari peristiwa ini,” tegas Munadi.

Sementara keterangan PT IWIP diterima redaksi rakyatmu.com melalui pesan WhatsApp, Senin (31/8) menyampaikan kebakaran terjadi di area pengelolaan limbah ban bekas, pihaknya telah mengerahkan tim tanggap darurat dan unit pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan di lokasi.

BACA JUGA :  Kasus Kriminal Turun Selama Tahun 2025, Kapolres Pulau Taliabu Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

PT IWIP memahami kekhawatiran masyarakat sekitar terkait asap yang ditimbulkan dari kejadian ini. Untuk itu, perusahaan terus melakukan upaya pengendalian kebakaran, pemantauan kondisi di sekitar lokasi, serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna meminimalkan dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.

Untuk memastikan penyebab kebakaran, pihak perusahaan telah melakukan investigasi awal sekaligus juga mengundang keterlibatan pihak kepolisian untuk membantu identifikasi penyebab-penyebab kejadian, termasuk keterlibatan pihak di luar perusahaan dalam insiden ini.

PT IWIP memastikan bahwa keselamatan masyarakat, pekerja, dan perlindungan lingkungan menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian ini. Perusahaan akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi lebih lanjut berdasarkan fakta dan hasil penanganan di lapangan. (**)

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah
Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?
Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol
Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa
Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD
Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut
Dikriminalisasi PT NHM, Anak dan Keluarga Septian Sam Minta Perhatian Kapolda Maluku Utara
Rekayasa Kasus TPKS Terbongkar, Humas PT NHM dan Kapolres Halut Kompak Blokir Nomor

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:44 WIT

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:31 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?

Selasa, 29 September 2026 - 14:15 WIT

Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol

Selasa, 29 September 2026 - 12:27 WIT

Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa

Senin, 28 September 2026 - 15:36 WIT

Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 13:41 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut

Kamis, 24 September 2026 - 17:26 WIT

Dikriminalisasi PT NHM, Anak dan Keluarga Septian Sam Minta Perhatian Kapolda Maluku Utara

Kamis, 24 September 2026 - 13:01 WIT

Rekayasa Kasus TPKS Terbongkar, Humas PT NHM dan Kapolres Halut Kompak Blokir Nomor

Berita Terbaru

Petugas BP2RD Kota Ternate Menyambangi Wajib Pajak di Kelurahan Kalumata. (RakyatMu)

Daerah

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:40 WIT