Mahasiswa KKSD UMMU Ternate Bersihkan Sampah Sepanjang Kalibobo Kelurahan Ngade

- Wartawan

Selasa, 30 Mei 2023 - 17:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKSD UMMU Ternate Melakukan Bakti Sosial Membersihkan Sampah Sepanjang Kalibobo, Kelurahan Ngade (Saiful for Rakyatmu)

Mahasiswa KKSD UMMU Ternate Melakukan Bakti Sosial Membersihkan Sampah Sepanjang Kalibobo, Kelurahan Ngade (Saiful for Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Sosial dan Dakwah (KKSD) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Angkatan XXXI bersama Perangkat Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, melakukan kerja bakti membersihkan sampah di kali mati (Barangka).

Sebelum dilaksanakan kerja bakti para mahasiswa melakukan observasi lapangan terlebih dahulu untuk memastikan titik mana yang menjadi penumpukan sampah. 

Dari hasil observasi, barangka Kalibobo samping  Sekolah Sahabat Cendekia ditemukan berbagai jenis sampah, yakni tas kresek, sedotan, styrofoam, botol minuman kaleng dan plastik serta sejenisnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Saiful Ahmad menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia (KLHK) menunjukkan bahwa di Indonesia terdapat jumlah timbunan sampah secara Nasional sebesar 175.000 ton per hari atau setara 64 juta ton per tahun. 

Dari total timbunan sampah plastik, yang didaur ulang diperkirakan baru berkisar 10-15 persen. Kemudian, 60-70 persen ditimbun di TPA, dan 15-30 persen belum dikelola atau masih berada dilingkungan, terutama di perairan seperti sungai, danau, pantai, dan laut. 

Melihat profil pengelolaan sampah Nasional, sumber sampah yang utama dihasilkan dari rumah tangga sebesar 36 persen. Lanjut dia, pasar serta perniagaan memberikan kontribusi timbunan sampah sebesar 38 persen dan sisanya 26 persen berasal dari kawasan, perkantoran dan fasilitas publik. 

BACA JUGA :  75 Tahun IGTKI-PGRI Kota Ternate, RM: Momen Refleksi dan Motivasi

“Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengelolaan sampah merupakan hal yang penting di Indonesia,” kata Saiful pada Selasa (30/5/2023).

Saiful menyebutkan, persoalan sampah di Kota Ternate, sangat serius. Sebab, sampah tidak ditangani dengan baik. Akhirnya memenuhi kalimati, pantai dan laut. Bahkan terbawa hingga di Pulau Halmahera dan pulau kecil di sekitarnya.

“Selain itu, kesadaran masyarakat untuk mengelola dan memilah sampah juga minim, sehingga butuh edukasi bersama. Yang lebih gencar kepada masyarakat,” tuturnya.

Menurut dia, kontribusi sumber penyebab sampah itu, ada tiga pihak yang bertanggung jawab dalam pencemaran sampah plastik, yaitu, pemerintah, produsen dan konsumen. 

Ia menyebutkan, observasi di lapangan menunjukan perlu ada gerakan bersama. Kata dia, gerakan yang dilakukan oleh Mahasiswa KKSD kelompok X dan DPL memutuskan sosialisasi sadar sampah di Kelurahan Ngade.

“Merancang dan melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pemanfaatan sampah rumah tangga melalui pengelolaan sampah yang baik dan benar,” tuturnya.

BACA JUGA :  Wabup Kepulauan Sula Jadi Irup Pembukaan TMMD

“Untuk kegiatan awal setelah survey lapangan dilanjutkan dengan pengambilan sampel sekaligus kerja bakti terbatas di barangka Kalibobo samping Sekolah Sahabat Cendekia dilingkungan RT 005/RW 002,” sambungan.

Saiful menambahkan, program KKSD UMMU kelompok X, dalam waktu dekat sebagai kelanjutan kegiatan awal adalah sosialisasi diperluas ke semua RT, kelompok Dasawisma, Pemuda dan masyarakat Ngade yang mendiami atau berhubungan langsung sepanjang jalur Kalibobo. 

Diketahui, langkah sosialisasi yang mereka lakukan, menempelkan poster infografis dan spanduk tentang larangan pembuangan sampah di barangka Kalibobo dan proses pengelolaan sampah yang mudah untuk dijangkau oleh warga sekitar.

Alasan Mahasiswa memilih melakukan pembersihan di Kalibobo Kelurahan Ngade.

Pertama, aspek sejarah: sebelum PDAM masuk di Kota Ternate, Kalibobo merupakan sumber air minum dan air mandi serta cucian pakaian.

Kedua, aspek strategis lokasi: disamping terdapat Asrama Haji Transit Provinsi Maluku Utara, dan jalan menuju tiga kampus, yakni Unkhair, UMMU dan STIKIP. 

Ketiga, Aspek Regulasi: sudah ada MoU antara Kampus UMMU Ternate dengan Pemerintah Kota Ternate. (**)

Penulis : Haerudin

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah
Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan
Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa
Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate
PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:32 WIT

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIT

Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIT

Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:02 WIT

Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terbaru