Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa

- Wartawan

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asap Pembakaran Limbah Ban Bekas di PT IWIP, Kabupaten Halmahera Tengah. (Dok. RakyatMu)

Asap Pembakaran Limbah Ban Bekas di PT IWIP, Kabupaten Halmahera Tengah. (Dok. RakyatMu)

RAKYATMU.COM – Jurnalis dan Penggiat Lingkungan, Nurkholis Lamaau dalam tilisannya di RakyatMu.com menyebutkan kebakaran limbah ban bekas di area perusahaan tambang nikel PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Kabupaten Halmahera Tengah pada 31 Agustus 2026 memiliki kandungan partikel debu mikro PM2.5 dan PM10 (Particulate Matter).

Dampak kesehatannya menyebabkan iritasi serta peradangan hingga paru-paru (alveolus). Bahkan memicu berbagai masalah kesehatan yang serius, seperti gangguan jantung dan asma.

Selain itu, terdapat juga senyawa Organik Volatile (VOC): gas kimia reaktif yang mencemari udara. Kemudian Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (PAH): senyawa kimia beracun bersifat karsinogenik yang dapat memicu resiko kanker.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas kejadian tersebut, PT IWIP dalam keterangan resmi yang diterima redaksi mengatakan, tim tanggap darurat IWIP hingga saat ini masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman pada percikan api. 

BACA JUGA :  Diskominfo Taliabu dan BPS Sula Bersinergi Wujudkan Angka IPS

“Emergency Response Team (ERT) kami masih terus bekerja melakukan penanganan lanjutan di lokasi kejadian. Meski api utama sudah padam, perusahaan terus melakukan pemadaman pada percikan api,” ucap mereka dalam rilis, Rabu (2/9/2026).

Kemudian, melalui Weda Bay Medical Center, perusahaan juga memberikan berbagai obat-obatan, masker, dan tabung oksigen melalui Puskesmas setempat. “Kami bersyukur tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini”.

Menurut mereka, berdasarkan fakta dan data pihak perusahaan, bahwa peristiwa ini murni bersifat insidental dan tidak ada unsur kesengajaan dari pihak perusahaan.

Tumpukan ban bekas yang disimpan di lokasi tersebut direncanakan untuk diolah kembali agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain yang relevan, jadi bukan merupakan limbah yang akan dimusnahkan.

BACA JUGA :  BPJS Halmahera Selatan Beri Santunan Kematian Rp 42 Juta, Bassam: Kepedulian Pemerintah 

Terkait dengan perkembangan investigasi terhadap peristiwa kebakaran yang terjadi, mereka berdalil dalam penelusuran awal menemukan fakta bahwa sebelum kejadian petugas keamanan perusahaan sempat mendapati beberapa orang tidak dikenal berada di area penampungan tersebut, dan segera mengarahkan mereka untuk keluar dari lokasi. Tidak lama setelah itu, api mulai terlihat muncul di area tersebut.

“Kami masih mendalami kronologi dan bukti-bukti yang ada secara menyeluruh bersama pihak berwenang, termasuk pihak kepolisian untuk mengidentifikasi penyebab dari kejadian ini.  Kami akan menyampaikan perkembangan informasi lebih lanjut apabila ada informasi baru yang relevan,” kata mereka mengakhiri. (**)

Penulis : Iky

Editor : Diman

Berita Terkait

Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba
KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe
BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata
Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door
Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total
Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak
PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital
Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:31 WIT

Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:15 WIT

KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:17 WIT

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:15 WIT

Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:40 WIT

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIT

PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:10 WIT

Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla

Berita Terbaru

Suasana Warga Membayar PBB di Pojok Pajak BP2RD Kota Ternate

Daerah

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:17 WIT