Komite SMAN 5 Kota Ternate Dinilai Tidak Bijak, Kepsek Sebut dapat Info Diganti Lewat Video

- Wartawan

Rabu, 25 Oktober 2023 - 23:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMA Negeri 5 Kota Ternate. (Rakyatmu)

SMA Negeri 5 Kota Ternate. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Sekretaris Komite SMAN 5 Kota Ternate Sutopo Abdullah dinilai tidak bijaksana lantaran mengomentari aksi demonstrasi yang dilakukan oleh siswa pada Tanggal 23 Oktober 2023 kemarin. Sutopo menjastis ada oknum guru yang menjadi dalang dari aksi tersebut.

Demonstrasi siswa, terkait penolakan Kepala Sekolah sebelumnya Difa Fara yang dilantik kembali oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara. Karena siswa masih mempertahankan Sofina Banyal yang dilantik 4 bulan lalu sebagai Kepsek SMAN 5 Ternate.

Meskipun Difa Fara dikabarkan dilantik kembali tetapi hingga kini masih diduduki oleh Sofina karena ditolak oleh Siswa. Sebab Difa Fara dinonaktifkan empat bulan lalu lantaran diduga melakukan pungutan liar atau pungli di sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tidak tahu dasar hukumnya apa, sehingga Sekretaris Komite SMAN 5 Kota Ternate Sutopo Abdullah yang menganggap ada keterlibatan guru–guru di balik dari aksi para siswa. Dia itu keterwakilan orangtua siswa,” kata Sofina Banyal pada Rabu (25/10/2023).

Sofina menjelaskan, pergantian dirinya sebagai Kepsek pun tidak diketahui, bahkan kabar pergantian ketika ada salah satu guru yang mengirimkan video pelantikan Kepsek baru (Difa Fara) yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku Utara di WhatsApp Grup.

BACA JUGA :  Warga Pandanga Pulau Morotai Serahkan Senjata Jenis M1 Garand dan Amunisi ke TNI

“Saya diganti pun tidak tahu, saya tahu saat beredar video pelantikan Kepsek di kantor Gubernur, jadi dari situ baru saya tahu ada pelantikan. Ceritanya saat saya tiba di sekolah beberapa siswa memeluk saya dan menangis, mungkin mereka lihat video pelantikan itu,” ujarnya.

Sofina menceritakan, saat informasi tersebut sampai di telinga anak muridnya dengan spontan para siswa langsung melakukan demonstrasi dengan membuat unek-unek protes.

“Mereka bilang berhak menyampaikan aspirasi. Tapi saya lihat mereka mengeluarkan rasa cintanya karena menganggap saya sama dengan ibu mereka,” tuturnya.

Sofina mengakui, memang dari dulu di dalam internal SMAN 5 ada kelompok pro dan kontra. Hal itu, yang ia rasakan selama berada di lingkungan sekolah.

“Pasti ada pro dan kontra dan itu hal biasa. Tapi kalau di dunia pendidikan kurang biasa begitu, kurang bagus,” ucapnya.

BACA JUGA :  Malam Ela-ela, Pemkot dan Kesultanan Ternate Sambut Lailatul Qadar

Sofina mempertanyakan apa alasan yang jelas sehingga ingin digantikan. Ia meminta kepada Kadis Dikbud Maluku Utara dan Kabid SMA untuk berpikir lebih bijak, dan kalau ada kesalahan maka harus dibuktikan.

“Lihatlah apa saja yang saya perbuat selama 4 bulan. Mungkin itu lebih bijaksana. Apa salah saya? kenapa tidak datang dievaluasi, karena saya menganggap baik–baik saja,” katanya.

Difa Fara, menurut Sofina, sejak dinonaktifkan dari Kepsek di bulan Juni 2023 hingga Oktober tidak perna menjalankan tugasnya sebagai guru, padahal sudah ada SK-nya sebagai guru bahasa Indonesia.

“Jadi saat diberhentikan itu SK-nya keluar sebagai guru mata pelajaran bahasa Indonesia, tapi perna masuk sekolah. Tahu-tahu ada pelantikan lagi sebagai Kepsek,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam Permendikbud Nomor 40 Tahun 2021 Tentang Penugasan Guru sebagai Kepsek. Yang menyebutkan, masa jabatan kepsek selama empat tahun. Setelah itu, baru kepsek dapat dievaluasi kinerjanya. Namun, jika belum empat tahun berarti belum bisa dievaluasi, terkecuali yang bersangkutan bermasalah. (**)

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi
Bawa Materi di Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa KKN ISDIK, Sekda Kota Ternate Ingatkan Pentingnya Bersinergi
Pemda Pulau Taliabu Diminta Perhatikan Fasilitas Pendukung SD Inpres Minton
Desa London Butuh Sentuhan Pendidikan Anak Usia Dini dari Pemda Pulau Taliabu
Peringati HGN dan HUT PGRI, Haruna Masuku Ajak Guru Berkolaborasi demi Pendidikan Taliabu
HUT PGRI Kota Ternate, Rizal Tegaskan Komitmen Perkuat SDM Guru
Nur Ain Hamka Siswi MAN Pulau Taliabu Lolos ke Tingkat Nasional OMI 2025
Siswa SD IT Insan Cendekia  Kepulauan Sula Wakili Maluku Utara di Final OSN 2025

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 19:50 WIT

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:02 WIT

Bawa Materi di Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa KKN ISDIK, Sekda Kota Ternate Ingatkan Pentingnya Bersinergi

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:06 WIT

Pemda Pulau Taliabu Diminta Perhatikan Fasilitas Pendukung SD Inpres Minton

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:28 WIT

Desa London Butuh Sentuhan Pendidikan Anak Usia Dini dari Pemda Pulau Taliabu

Selasa, 25 November 2025 - 22:58 WIT

Peringati HGN dan HUT PGRI, Haruna Masuku Ajak Guru Berkolaborasi demi Pendidikan Taliabu

Selasa, 25 November 2025 - 21:24 WIT

HUT PGRI Kota Ternate, Rizal Tegaskan Komitmen Perkuat SDM Guru

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:10 WIT

Nur Ain Hamka Siswi MAN Pulau Taliabu Lolos ke Tingkat Nasional OMI 2025

Jumat, 19 September 2025 - 09:06 WIT

Siswa SD IT Insan Cendekia  Kepulauan Sula Wakili Maluku Utara di Final OSN 2025

Berita Terbaru