RAKYATMU.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly memberikan kuliah umum bagi mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Ternate dengan tema “Membangun Ekosistem Belajar Berkelanjutan di Ternate: Integrasi SMA Terbuka dan UT sebagai Solusi Masa Depan” pada Sabtu (21/2/2026) di Hotel Muara Mall Ternate.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) yang diinisiasi oleh UT Ternate untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai sistem perkuliahan.
Materi yang diberikan mencakup motivasi, kondisi rill Kota Ternate, serta kiat-kiat untuk menjadi mahasiswa yang unggul dan berkarakter.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rizal Marsaoly menyampaikan, penghargaan dan ucapan terima kasih kepada pihak Universitas Terbuka yang telah memberi kesempatan untuk berbagi ilmu dan bertukar pengalaman dengan para mahasiswa baru di UT Ternate.
Menurutnya, ini merupakan penghargaan dan bentuk tanggunjawab membangun SDM yang lebih baik lagi.
Sekda menyatakan, OSMB merupakan momentum penting yang menandai pembangunan karakter mahasiswa guna memulai proses perkuliahan dengan baik.
“OSMB ini sangat penting dalam membangun karakter mahasiswa baru agar mereka memulai perkuliahan dengan baik, saya sangat mendukung segala proses untuk meningkatkan pembangunan SDM di Kota Ternate,” katanya.

Dalam materinya Rizal Marsaoly menyampaikan sejumlah poin yang berkaitan dengan mahasiswa baru.
Menurutnya, mahasiswa baru harus mandiri dan disiplin, “kemudian, cakap digital, berintegritas dan berorientasi pada masa depan dan memiliki tujuan studi,” ujarnya.
Mantan Kepala Bappelitbangda itu turut menyoroti sejumlah isu strategis pembangunan daerah diantaranya, pembangunan SDM yang berdaya saing dan inklusif, pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, konektifitas dan layanan dasar, daya dukung lingkungan dan resiliensi bencana serta reformasi birokrasi, transformasi dan tata kelola digitalisasi.
Orang nomor tiga di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate itu turut menekankan pentingnya pengembangan sektor jasa, perdagangan, dan ekonomi kreatif sebagai solusi dalam pembangunan daerah.
“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ternate saat ini mencapai 83,01, salah satu yang tertinggi di Maluku Utara. Ini harus menjadi momentum bagi generasi muda untuk lebih inovatif,” jelasnya.
Sekda yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kota Ternate turut menegaskan pentingnya peran pendidikan tinggi dalam menjawab kebutuhan pasar kerja. “Pemerintah Kota Ternate telah berkomitmen untuk mendukung program-program pendidikan terutama mendorong lembaga pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter,” terang Sekda.
Menurutnya, revolusi pendidikan 4.0 telah membawa perubahan besar sehingga para mahasiswa harus memiliki soft skill dan hard skill untuk menciptakan mahasiswa unggul.
“Pendidikan tinggi harus memadukan teori dengan pendekatan vokasional agar lulusannya benar-benar siap bersaing di dunia kerja,” tambahnya.
Di akhir materinya, ia turut menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergitas antara akademisi, media, sektor bisnis, komunitas dan pemerintah.
“Jadilah mahasiswa unggul dan berkarakter, yang memanfaatkan waktu mudanya untuk hal yang produktif, memberi manfaat untuk dirinya, keluarga dan masyarakat. Memiliki kepribadian yang baik, mampu mengembangkan dan melejitkan potensi terbaiknya,” pungkasnya.(**)
Editor : Redaksi














