Kasus Dugaan Korupsi ISDA Taliabu Makin Terang setelah Om Dero Diperiksa 2 Kali

- Wartawan

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

RAKYATMU.COM – Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Istana Daerah (ISDA) Kabupaten Pulau Taliabu yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 sebesar Rp17,5 miliar makin terang.

Kasus yang semakin terang ini setelah mantan Kepala BPKAD Kabupaten Pulau Taliabu, Abdulkadir Nur Ali alias om Dero diperksa sebanyak 2 kali oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara.

BACA JUGA :  Dilaporkan Sejak Oktober 2024, Kasus ITE di Kepulauan Sula Masih Penyelidikan

Diketahui, dalam perkara ini, Kejati telah menetapkan tiga tersangka, yakni mantan Kepala Dinas PUPR Taliabu, Supriyanto, kemudian Melanto selaku pelaksana kegiatan dan YS selaku Komisaris PT Damai Sejahtera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Penerangan Umum (Kasi Penkum) Kejati Maluku Utara, Matulessy mengatakan bahwa mantan Kepala BPKAD Taliabu telah diperiksa oleh penyidik sebanyak 2 kali.

BACA JUGA :  Bupati Pulau Taliabu Raih Penghargaan Lencana Melati Gerakan Pramuka dari Kwarnas

“Dan penyidik telah berkesimpulan hasil pemeriksaan tersebut telah cukup untuk membuat terang dugaan tindak pidana,” kata Matuleesy, Selasa (10/2/2026).

Selanjutnya, Matulessy menyampaikan bahwa penyidik masih sementara menunggu hasil penghitungan kerugian keuangan negara yang diyakini dalam waktu dekat akan selesai.

“Segala kemungkinan bisa saja terjadi, termasuk adanya tersangka baru,” pungkasnya. (**)

Editor : Tim RakyatMu

Berita Terkait

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah
Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?
Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol
Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa
Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD
Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut
Dikriminalisasi PT NHM, Anak dan Keluarga Septian Sam Minta Perhatian Kapolda Maluku Utara
Rekayasa Kasus TPKS Terbongkar, Humas PT NHM dan Kapolres Halut Kompak Blokir Nomor

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:44 WIT

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:31 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?

Selasa, 29 September 2026 - 14:15 WIT

Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol

Selasa, 29 September 2026 - 12:27 WIT

Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa

Senin, 28 September 2026 - 15:36 WIT

Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 13:41 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut

Kamis, 24 September 2026 - 17:26 WIT

Dikriminalisasi PT NHM, Anak dan Keluarga Septian Sam Minta Perhatian Kapolda Maluku Utara

Kamis, 24 September 2026 - 13:01 WIT

Rekayasa Kasus TPKS Terbongkar, Humas PT NHM dan Kapolres Halut Kompak Blokir Nomor

Berita Terbaru

Petugas BP2RD Kota Ternate Menyambangi Wajib Pajak di Kelurahan Kalumata. (RakyatMu)

Daerah

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:40 WIT