Bangun Jalan Tanpa Papan Proyek Sumbang Kerusakan 400 Meter, DPRD: Bongkar Ulang 

- Wartawan

Kamis, 2 November 2023 - 10:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Jalan Yang Baru Diperbaiki Bisa Dibongkar Menggunakan Tangan. (Rakyatmu)

Pembangunan Jalan Yang Baru Diperbaiki Bisa Dibongkar Menggunakan Tangan. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Proyek pembangunan jalan 2 kilometer di lingkungan Kelurahan Kalumata, Kota Ternate, Maluku Utara tanpa ada papan nama proyek. Padahal, progres pekerjaannya sudah mencapai 75 persen dan menelan APBD Tahun 2023 sebesar Rp 4,4 Miliar.

Masalah lainnya adalah kualitas pembangunan jalan tersebut sangat buruk karena dikerjakan dengan asal–asalan. Diperkirakan sepanjang 400 meter mengalami kerusakan, sehingga akan dibongkar untuk dikerjakan kembali.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku Utara Husni Bopeng mengatakan, ada tiga item dalam pembangunan yang dikerjakan CV Bintang Jaya Konstruksi di Kalumata, yakni hotmix, paving dan lapen. Namun, hotmix yang dikerjakan teridentifikasi mengalami kerusakan dengan total 400 meter.

“Sekarang sudah dikerjakan 75 persen. Kami menunggu satu minggu kedepan, dan dilaksanakan rapat lagi untuk mempertanyakan hasil dari perbaikan,” katanya, usai rapat bersama PPK, CV Bintang Jaya Konstruksi dan Konsultan di Sekretariat DPRD pada dini hari Kamis (2/11/2023).

Ia menjelaskan, dari keterangan konsultan pengawas bahwa material aspal yang dipakai tidak memenuhi syarat, maka 400 meter tersebut harus dibongkar ulang karena hanya ditambal, dipastikan tetap rusak.

“400 meternya dibongkar dan dibuat baru. Informasi kalau hanya ditambal itu nanti kami cek, karena rekomendasi harus dibongkar. Dalam waktu dekat kami akan turun langsung untuk mengecek di lapangan,” tuturnya.

BACA JUGA :  Gugatan Iskandar Idrus di PN Ternate Bakal Disidangkan, Tutur: No Comment

“Pengawasnya bilang itu dibongkar, padahal hanya ditambal ulang saja. Pekerjaan itu harus serius sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat, bukan asal jadi,” sambungnya.

Ia menuturkan, dalam proses pekerjaan sudah hancur berarti pengawasannya kurang maksimal, material aspalnya tidak layak dan peralatannya tidak bagus.

“Itu kebutuhan masyarakat mau tidak mau harus diperbaiki 400 meter yang rusak, karena anggaran tidak mungkin berulang-ulang,” bebernya.

Ia pun kaget sangat mengetahui bahwa pekerjaan tersebut tidak memasang papan proyek di lokasi. Meksi begitu, ia katakan, pihaknya bakal turun mengecek di lapangan.

“Perlu dipertanyakan lagi kenapa tidak ada papan proyek,” pungkasnya. (**)

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif
BP2RD Ternate Teken PKS dengan Kantah ATR/BPN
Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas
Jemput Bola Sukses, PBB Ternate Tembus Rekor 10 Tahun Terakhir
Target Rp8 M Terlewati, Penerimaan PBB Kota Ternate Tembus Rp8,78 Miliar
DPRD Puji Kinerja BP2RD Kota Ternate
Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP
Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:18 WIT

Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:25 WIT

Jemput Bola Sukses, PBB Ternate Tembus Rekor 10 Tahun Terakhir

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIT

Target Rp8 M Terlewati, Penerimaan PBB Kota Ternate Tembus Rp8,78 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:05 WIT

DPRD Puji Kinerja BP2RD Kota Ternate

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:23 WIT

Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:41 WIT

Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:13 WIT

29 Oktober 2026, BP2RD dan BPN Ternate Teken PKS

Berita Terbaru