Diam-diam Satreskrim Selidiki Kasus Mantan Bupati Kepulauan Sula

- Wartawan

Selasa, 7 Mei 2024 - 11:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh. Hartanto. (Rakyatmu)

Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh. Hartanto. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Diam-diam Satreskrim Polres Kepulauan Sula melakukan penyelidikan terkait kasus pemukulan yang diduga dilakukan oleh mantan Bupati Kepulauan Sula, Hendrata Thes terhadap warga Desa Fat Iba, Kecamatan Sulabesi Tengah, Harun Selpia.

Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat M. Hartanto mengatakan, dugaan kasus pemukulan tersebut pihaknya masih melakukan penanganan. Sebab hingga kini baru masuk tahap penyelidikan.

BACA JUGA :  PDIP Maluku Utara Menjadi Parpol Pertama Mendaftar di KPU, Begini Target Kursi di 10 Daerah

“Sementara terhadap laporan tersebut Polres Sula melakukan penanganan dalam tahap penyelidikan,” jelasnya kepada reporter Rakyatmu.com, Selasa (7/05/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekedar diketahui, dugaan kasus pemukulan itu terjadi sejak, Senin (25/03/2024). Di mana Husni yang juga sebagai korban mengaku bahwa insiden pemukulan terjadi lantaran dirinya meminta fee lahan masuk mobil pengangkut material yang diduga milik mantan bupati Hendrata Thes.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Korupsi Pinjaman Daerah Taliabu, Kejati Didesak Periksa Aliong, Dero dan Syamsudin

Namun, ketika korban menagih upah tersebut dirinya mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan hingga berujung ditonjok oleh Hendrata.

Akhirnya, Husni berinisiatif untuk melaporkan dugaan kasus kekerasan itu ke SPKT Polres Kepulauan Sula. Tentu, pihak kepolisian serius untuk menindaklanjuti, namun kasus tersebut masih masuk tahap penyelidikan. (**)

Penulis : Karman Samuda

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Skenario Licik PT NHM Hindari Tuntutan Pesangon Mantan Karyawan
Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah
Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?
Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol
Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa
Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD
Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut
Dikriminalisasi PT NHM, Anak dan Keluarga Septian Sam Minta Perhatian Kapolda Maluku Utara

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:16 WIT

Skenario Licik PT NHM Hindari Tuntutan Pesangon Mantan Karyawan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:44 WIT

Abaikan Penekanan Presiden, Gubernur Sherly Malah Apresiasi Sekolah Rakyat Bermasalah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:31 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus di PT NHM, Akankah Masuk Atensi Kapolri?

Selasa, 29 September 2026 - 14:15 WIT

Korupsi ISDA Aliong Mus Hadir di Kejati Malut Tanpa Diborgol

Selasa, 29 September 2026 - 12:27 WIT

Polda Malut Kembali Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi DD Pulau Taliabu ke Jaksa

Senin, 28 September 2026 - 15:36 WIT

Terpidana Korupsi BTT Sula Lasidi Leko Masih Terima Gaji DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 13:41 WIT

Dugaan Rekayasa Kasus, Propam Polda Malut Didesak Periksa Penyidik Polsek Malifut

Kamis, 24 September 2026 - 17:26 WIT

Dikriminalisasi PT NHM, Anak dan Keluarga Septian Sam Minta Perhatian Kapolda Maluku Utara

Berita Terbaru

Suasana Warga Membayar PBB di Pojok Pajak BP2RD Kota Ternate

Daerah

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:17 WIT