Bangkai Ikan Paus Ukuran 9 Meter Terdampar di Pantai Desa Umaga, Kepulauan Sula

- Wartawan

Rabu, 25 Desember 2024 - 16:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkai seekor ikan paus terdampar di pesisir pantai Desa Umaga, Kabupaten Kepulauan Sula. (Rakyatmu)

Bangkai seekor ikan paus terdampar di pesisir pantai Desa Umaga, Kabupaten Kepulauan Sula. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Bangkai seekor ikan paus terdampar di pesisir pantai Desa Umaga, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, dengan kondisi membusuk dan mengeluarkan aroma tak sedap.

Mamalia raksasa dengan ukuran 9 meter dan lebar sekitar satu meter itu ditemukan warga bernama Putri Ernavat pada Rabu (25/12/2024) Pukul 12.00 WIT, siang tadi. Bangkai ikan paus ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dengan posisi perut menghadap ke atas.

Putri kepada rakyatmu.com menceritakan, penemuan itu berawal dari tercium bau anyir dari arah lokasi dimana ikan raksasa tersebut terdampar. Ia pun bersama warga desa langsung berjalan ke pantai dan ternyata ada ikan paus yang terdampar di pesisir pantai.

“Ternyata ikan paus sudah mati. Jadi kalau kita dekati harus pakai masker karena baunya sangat tidak sedap,” kata Putri.

Diperkirakan mamalia laut ini sudah meranjak dewasa yang hanyut dari laut dalam. Menurut Putri, peristiwa tersebut baru terjadi di Desa Umaga. Meskipun sudah membusuk dan bau anyir tetapi warga setempat masih membiarkan paus ukuran raksasa itu terdampar di pesisir pantai.

BACA JUGA :  Polres Ternate Dalami Temuan Mahasiswi Meninggal di Kamar Kos, Ini Jenis Kelamin Bayinya 

“Ikan paus masih ada belum di tanam, karena ukuran sebesar itu kami tidak bisa menarik di pesisir pantai,” ujar warga.

Penemuan bangkai paus ini sontak menyedot perhatian warga untuk menyaksikan langsung mamalia laut tersebut di Desa Umaga. (**)

Penulis : Aryanto

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah
Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan
Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa
Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate
PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:32 WIT

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIT

Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIT

Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:02 WIT

Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terbaru