Penyampaian KUA-PPAS 2024 dan APBD-P 2023 Dijadwalkan, Rizal: Disampaikan Rp 1,38 T Lebih

- Wartawan

Sabtu, 22 Juli 2023 - 11:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly. (Rakyatmu)

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, merencanakan penyampaian Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2024 pada Senin (24/7/2023 mendatang.

Jadwal tersebut kemungkinan bersamaan dengan penyampaian KUA-PPAS Perubahan Tahun 2023, sehingga Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mempercepat melakukan penyesuaian kegiatan pada anggaran perubahan.

Sedangkan rancangan KUA-PPAS APBD 2024 yang akan disampaikan di gedung dewan berkisar Rp 1,38 Triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly menyampaikan, penyusunan KUA-PPAS Induk Tahun 2024 telah selesai dan menunggu untuk penyampaian ke DPRD.

BACA JUGA :  UPP Kelas II Sanana Mohon ke Pemda Kepulauan Sula Hibah Lahan di Tiga Pelabuhan

Sementara KUA-PPAS APBD Perubahan Tahun 2023 masih dilakukan penyesuaian oleh TAPD khususnya di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Rizal menjelaskan, Bappelitbangda dan TAPD sudah membuat Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan 2023 dan RKPD Tahun 2024 yang menjadi dasar Penyusunan KUA-PPAS.

Lebih lanjut kata Rizal, program yang dirumuskan dalam RKPD tahun 2024 itu dibuat skala prioritas. Kemudian KUA-PPAS Tahun 2024 mempertanggungjawabkan Visi Ternate Mandiri dan Berkeadilan (Ternate-Andalan).

“Sehingga implementasi RPJMD 2021-2026 itu masih mengisahkan beberapa program di RPJMD yang harus dibutuhkan kesinambungan berkelanjutan,” ujar Rizal pada Sabtu (22/7/2023).

BACA JUGA :  Pemkot Ternate Terima LHPK 2023-2024, Sekda: Kita Terus Berbenah

Selain itu, Rizal mengaku, nilai pagu di KUA-PPAS Tahun 2024 dan RKPD Tahun 2024 yang akan disampaikan sebesar Rp 1,38 Triliun lebih. Ini mengacu pada proyeksi pendapatan asli daerah yang berpatokan pada RPJMD.

“Karena kita mengacu di dalam RPJMD yang nantinya parameter menyusun sebuah dokumen perencanaan, dan ketika sinergikan dengan komponen belanja yang dirumuskan dalam KUA-PPAS sekarang ini proyeksi pendapatan di dalam RPJMD,” tutupnya. (**)

Penulis : Diman Umanailo

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Sekda Ternate Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Uang Tunai kepada Warga Kurang Mampu
Graal Taliawo dan Harapan Masyarakat Percepatan Pengesahan RUU Daerah Kepulauan
Rizal Marsaoly Terpilih sebagai Ketua Umum IBCA MMA Maluku Utara Periode 2026–2030
Sebelum Renovasi Kantor Bupati Taliabu, Ketua Komisi III Tegaskan Kembalikan Temuan Rp1,8 Miliar
Dinsos Pulau Taliabu Perkuat Kapasitas Operator SIKS-NG, Tingkatkan Akurasi Data Bansos
BP2RD Siapkan Strategi Optimalkan PAD melalui Sensus PBB dan Pembaruan ZNT
Banggar DPRD Taliabu Pending Pembahasan KUA-PPAS TA 2027
Dinas P3AKB Pulau Taliabu: Miras Jadi Pemicu Utama KDRT, Kasus Kekerasan terhadap Anak Menurun

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:34 WIT

Sekda Ternate Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Uang Tunai kepada Warga Kurang Mampu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:25 WIT

Graal Taliawo dan Harapan Masyarakat Percepatan Pengesahan RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:14 WIT

Rizal Marsaoly Terpilih sebagai Ketua Umum IBCA MMA Maluku Utara Periode 2026–2030

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:00 WIT

Sebelum Renovasi Kantor Bupati Taliabu, Ketua Komisi III Tegaskan Kembalikan Temuan Rp1,8 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:43 WIT

Dinsos Pulau Taliabu Perkuat Kapasitas Operator SIKS-NG, Tingkatkan Akurasi Data Bansos

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:45 WIT

BP2RD Siapkan Strategi Optimalkan PAD melalui Sensus PBB dan Pembaruan ZNT

Senin, 27 Juli 2026 - 17:25 WIT

Banggar DPRD Taliabu Pending Pembahasan KUA-PPAS TA 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 16:47 WIT

Dinas P3AKB Pulau Taliabu: Miras Jadi Pemicu Utama KDRT, Kasus Kekerasan terhadap Anak Menurun

Berita Terbaru