Kabupaten Kepulauan Sula Urutan ke 2 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

- Wartawan

Jumat, 18 Oktober 2024 - 20:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. (Ist/Rakyatmu)

Ilustrasi Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. (Ist/Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Kabupaten Kepulauan Sula menjadi salah satu daerah tertinggi dalam kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Kepulauan Sula berada di urutan kedua dalam kasus tersebut.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Kepulauan Sula mencatat, pada tahun 2023 terdapat 56 kasus. Sementara pada bulan Januari hingga September 2024 terdapat 50 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Januari sampai September 2024 itu ada 50 kasus. Kalau Oktober kan belum selesai bulan. Dan di tahun 2023 tercatat 56 kasus. Jika ditotalkan seluruhnya terdapat 106 kasus,” ungkap Plt. Kepala Dinas P3A Kepulauan Sula, Siti Farida Maloko, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (18/10/2024).

Siti Farida menyebutkan, bentuk kekerasan perempuan dan anak yang terjadi di Kepulauan Sula cukup beragam, mulai dari kekerasan fisik, psikis, seksual, maupun kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Namun yang paling didominasi, kata Siti, adalah KDRT dan pencabulan anak di bawah umur.

“Kekerasan fisik termasuk KDRT 21 kasus, kekerasan seksual 23, terus penelantaran itu 2 dan kasus lainnya seperti perzinahan dan pencemaran ada 3 di Januari hingga September 2024,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, angka kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Kepulauan Sula berada di urutan kedua jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Maluku Utara.

“Di antara kabupaten/kota yang lain, Kabupaten Kepulauan Sula urutan kedua, dan paling tertinggi Kota Ternate,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kunker di Pulau Taliabu, Wakapolda Tekankan Netralitas

Berdasarkan data rekapitulasi nasional yang terhitung sejak tahun 2023 hingga Januari-September 2024 sebagaimana data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Kepulauan Sula, untuk Kabupaten Halmahera Barat tercatat sebanyak 84 kasus kekerasan perempuan dan anak.

Kemudian Kabupaten Halmahera Tengah 33 kasus, Kabupaten Kepulauan Sula 106 kasus, Kabupaten Halmahera Selatan berjumlah 65 kasus dan Kabupaten Halmahera Utara sebanyak 73 kasus.

Adapun Kabupaten Halmahera Timur 69 kasus, Kabupaten Pulau Morotai dengan 40 kasus, Kabupaten Pulau Taliabu 35 kasus, Kota Ternate 151 kasus dan Kota Tidore Kepulauan sebanyak 78 kasus kekerasan perempuan dan anak. (**)

Penulis : Aryanto

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi
Mulai Jalan, Bappelitangda Kota Ternate Ubah Pola Pelaksanaan Musrenbang
Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS
Cold Storage Perdana Malut Rampung, Jadi Senjata Utama Lawan Inflasi
Wali Kota Tidore Ingatkan Pakta Integritas usai Lantik 104 Pejabat
Ternate Peduli UMKM, Sekda Rizal Marsaoly Serahkan Bantuan ke 29 Pelaku Usaha
Budiman Serap Aspirasi di Taliabu Utara, Jalan Tanjung Una–Jorjoga Jadi Fokus Utama
Banyaknya Kasus Bullying di Sekolah, Nining: Pemda Harus Hadir dengan Langkah Konkret

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 19:50 WIT

Di Pelantikan PD PGM Indonesia Kota Ternate, RM Tegaskan Bersinergi Itu Energi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:57 WIT

Mulai Jalan, Bappelitangda Kota Ternate Ubah Pola Pelaksanaan Musrenbang

Senin, 12 Januari 2026 - 09:51 WIT

Mahasiswa Sula Dipukul Usai Bentangkan Poster Tolak Tambang di Kongres HPMS

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:56 WIT

Wali Kota Tidore Ingatkan Pakta Integritas usai Lantik 104 Pejabat

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:37 WIT

Ternate Peduli UMKM, Sekda Rizal Marsaoly Serahkan Bantuan ke 29 Pelaku Usaha

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:09 WIT

Budiman Serap Aspirasi di Taliabu Utara, Jalan Tanjung Una–Jorjoga Jadi Fokus Utama

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:49 WIT

Banyaknya Kasus Bullying di Sekolah, Nining: Pemda Harus Hadir dengan Langkah Konkret

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:58 WIT

Wakil Bupati Pulau Taliabu Serahkan Bantuan di Desa Lohobuba dan Limbo

Berita Terbaru