Basarnas Hentikan Pencarian 2 Korban Longboat Tenggelam di Perairan Halmahera Barat

- Wartawan

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 19:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Istimewa)

Ilustrasi. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate menutup pencarian dua korban, musibah tenggelamnya Longboat di perairan Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara pada Sabtu (26/8/223), karena selama tujuh hari korban belum ditemukan.

Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman mengatakan Tim SAR gabungan telah berupaya semaksimal mungkin dalam operasi pencarian namun hingga hari ke tujuh, dua korban belum dapat ditemukan dan dinyatakan hilang.

Lanjut Fathur, dihari ke tujuh pencarian dimulai pukul 07.30 WIT hingga sore hari Pukul 18.00 WIT. Namun hasil masi nihil. Upaya pencarian sudah dilakukan dari titik duga tenggelamnya longboat yaitu di perairan Halmahera Barat hingga perairan Ternate sampai ke perairan Tidore namun korban tidak ditemukan.

Kata dia, koordinasi dan pemapelan juga telah di sampaikan ke instansi terkait serta Kapal dan nelayan yang melintas di area kejadian. Apabila melihat maupun menemukan korban agar segera melaporkan ke Basarnas.

Tim SAR Gabungan pun sudah berkoordinasi dengan Agen kapal serta keluarga korban dengan menyampaikan bahwa operasi SAR sudah dilakukan sesuai SOP Basarnas yaitu selama tujuh hari dan sudah tidak efektif lagi.

“Keluarga pun telah mengikhlaskan dan berterimakasih kepada Tim SAR Gabungan,” ujarnya.

Selanjutnya Tim SAR Gabungan melaksanakan debrifing dan Evaluasi dengan kesimpulan 3 orang selamat dan 2 orang dinyatakan hilang.

BACA JUGA :  Kementerian ESDM Verifikasi 41 Situs Geologi Kota Ternate

Seperti diketahui sebelumnya, pada tanggal 20 Agustus 2023 pukul 22.00 WIT, longboat berangkat dari Desa Baru menuju Ternate Kemudian pada Pukul 23.30 WIT longboat korban terhantam ombak dan terbalik.

Tanggal 20 Agustus 2023 Pukul 09.00 WIT, 3 korban ditemukan terapung di laut oleh speed rute Jailolo – Ibu dalam keadaan selamat di perairan Desa Todahe. Hingga saat ini 2 korban lainnya masih belum ditemukan.

Dua korban yang dinyatakan hilang, yakni Rendy Haya (25 Tahun), Eko (35 Tahun). (**)

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif
Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas
Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP
Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate
HPS di Kota Ternate: Momen Perkuat Ekonomi Berbasis Rempah dan Pangan Lokal
Dari Diskusi ke Kesepakatan, Pemkot Ternate Tata Street Coffee Benteng Oranje
Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba
BP2RD Kota Ternate Optimis PBB Capai 100 Persen

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:18 WIT

Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:23 WIT

Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:41 WIT

Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:29 WIT

HPS di Kota Ternate: Momen Perkuat Ekonomi Berbasis Rempah dan Pangan Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:50 WIT

Dari Diskusi ke Kesepakatan, Pemkot Ternate Tata Street Coffee Benteng Oranje

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:31 WIT

Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:01 WIT

BP2RD Kota Ternate Optimis PBB Capai 100 Persen

Berita Terbaru