Bassam Kasuba Hadiri Rakornas PB untuk Maksimalkan Pemetaan Rawan Bencana

- Wartawan

Rabu, 24 April 2024 - 20:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba hadiri Rakornas penanggulanagn bencana di Kota Bandung. (Dok. Humas/Rakyatmu)

Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba hadiri Rakornas penanggulanagn bencana di Kota Bandung. (Dok. Humas/Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba ikut menghadiri rapat koordiansi nasional penanggulangan bencana (Rakornas PB) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang digelar di Grand Ballroom eL Hotel, Kota Bandung, Jawa Barat.

“Kegiatan tersebut adalah hajatan kepala daerah yang juga dihadiri dinas terkait untuk menyerap point penting dalam penyampaian materi kebijakan penanggulangan bencana,” kata Bassam kepada Rakyatmu.com pada Rabu (24/4/2024).

Bassam menyebut, Rakornas merupakan agenda evaluasi berbagai kebijakan vital tentang kedaruratan dan logistik saat menangani bencana yang akan terjadi.

“Sekurangnya ada beberapa point, yakni strategi, prabencana, kedaruratan dan logistik, pascabencana, serta tata kelola penanggulangan bencana menjadi rumusan komitmen secara bersama untuk menghadapi iklim daerah masing-masing,” bebernya.

Menurutnya, Halmahera Selatan juga masuk wilayah dengan indeks kerawanan bencana yang perlu membutuhkan tingkat antisipasi yang matang, sehingga dapat tangani dengan maksimal jika terjadi bencana

“Wilayah Halmahera Selatan termasuk daerah kategori rawan bencana dan sempat menjadi urutan pertama  di Indonesia berturut-turut selama dua tahun terakhir,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Kepedulian Harita Nickel di Tengah Cuaca Ekstrem: Bantu Pangan dan Layanan Kesehatan

Rakornas PB tahun 2024 yang bertajuk ‘Pengembangan Teknologi dan Inovasi dalam Penanggulangan Bencana’ juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, untuk membuka secara resmi.

Ma’ruf Amin menyampaikan semua kepala daerah harus pengembangan industrialisasi penanggulangan dengan menerapkan sistem teknologi dan inovasi dalam memantau bencana lebih dini.

“Mitigasi bencana sangat penting untuk pemetaan resiko agar minimalisir bencana. Pemerintah daerah harus  menyusun dan merencanakan pembiayaan kegiatan penanggulangan bencana denagn maksimal, terangnya. (**)

Penulis : Haerudin

Editor : Dirman Umanailo

Berita Terkait

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah
Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan
Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa
Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate
PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:32 WIT

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIT

Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIT

Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:02 WIT

Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terbaru