Dinas P3AKB Pulau Taliabu: Miras Jadi Pemicu Utama KDRT, Kasus Kekerasan terhadap Anak Menurun

- Wartawan

Senin, 27 Juli 2026 - 16:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Pulau Taliabu, Surati Kene. (Istimewa)

Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Pulau Taliabu, Surati Kene. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Pulau Taliabu mengungkapkan bahwa minuman keras (miras) masih menjadi pemicu utama terjadinya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di wilayah tersebut.

Di sisi lain, jumlah kasus kekerasan terhadap anak selama periode Januari hingga Juli 2026 tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Pulau Taliabu, Surati Kene, mengatakan sebagian besar kasus KDRT yang ditangani instansinya dipicu oleh konsumsi minuman keras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beberapa kasus KDRT yang kami temukan, pemicu utamanya adalah mengonsumsi minuman keras. Sementara itu, kasus kekerasan terhadap anak mengalami penurunan pada tahun ini,” ujar Surati saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/7/2026).

BACA JUGA :  Direktur PPDK Kemendes Beri Bantuan Pengembangan Wisata Danau Likitobi, Pulau Taliabu

Meski demikian, Surati mengaku prihatin karena masih ditemukan sejumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Menurutnya, kasus tersebut berpotensi memberikan dampak serius terhadap masa depan dan perkembangan korban.

“Setelah kami telusuri, rata-rata pelaku kekerasan seksual terhadap anak memiliki kelainan,” katanya.

Berdasarkan data Dinas P3AKB, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pulau Taliabu pada 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2025 tercatat sebanyak 16 kasus, sedangkan hingga Juli 2026 jumlahnya menjadi 9 kasus, yang terdiri atas 5 kasus KDRT dan 4 kasus kekerasan terhadap anak.

BACA JUGA :  DPRD Desak Pemda Pulau Taliabu Segera Cairkan ADD dan Gaji Honorer 

Untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, Dinas P3AKB terus menggencarkan sosialisasi melalui media sosial maupun kegiatan langsung di sekolah-sekolah.

Selain itu, pihaknya juga membentuk Forum Anak yang melibatkan pelajar dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK.

“Melalui Forum Anak, kami mendorong anak-anak menjadi pelopor sekaligus pelapor. Jika mereka menemukan atau mengalami kasus kekerasan, termasuk perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, mereka dapat segera melaporkannya kepada kami,” tutup Surati.(**)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Permohonan Maaf Terbuka Diani Tiwar: Unggahan Soal Sahril Tahir dan Gerindra Tidak Benar
Pesan Sekda Ternate untuk Lulusan Akbid Cahwala: Jadi Nakes Kompeten dan Humanis
KUA-PPAS Perubahan Diajukan Pemda Taliabu Tanpa LRA Semester I APBD
Pemda Bersama Masyarakat Gelar Salat Istisqa Minta Hujan
Kunjungan Sekda Kota Ternate di SMPN 3: Mendengar Harapan Pendidik dan Pelajar
Dinsos dan Satpol-PP Kota Ternate Bakal Pulangkan 4 Anak Punk
Satpol-PP Kota Ternate Tertibkan Komunitas Punk dan Berikan Edukasi
Tiga Pekerja Tertimbun Longsor di PT MHM Halmahera Timur Masih Misterius

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:37 WIT

Permohonan Maaf Terbuka Diani Tiwar: Unggahan Soal Sahril Tahir dan Gerindra Tidak Benar

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46 WIT

Pesan Sekda Ternate untuk Lulusan Akbid Cahwala: Jadi Nakes Kompeten dan Humanis

Kamis, 10 September 2026 - 21:07 WIT

KUA-PPAS Perubahan Diajukan Pemda Taliabu Tanpa LRA Semester I APBD

Kamis, 10 September 2026 - 14:33 WIT

Pemda Bersama Masyarakat Gelar Salat Istisqa Minta Hujan

Senin, 7 September 2026 - 12:29 WIT

Dinsos dan Satpol-PP Kota Ternate Bakal Pulangkan 4 Anak Punk

Senin, 7 September 2026 - 11:50 WIT

Satpol-PP Kota Ternate Tertibkan Komunitas Punk dan Berikan Edukasi

Minggu, 6 September 2026 - 11:46 WIT

Tiga Pekerja Tertimbun Longsor di PT MHM Halmahera Timur Masih Misterius

Jumat, 4 September 2026 - 14:05 WIT

P3K Paru Waktu di Pulau Taliabu Belum Ada Kepastian Perpanjang Kontrak

Berita Terbaru