Tiga Pekerja Tertimbun Longsor di PT MHM Halmahera Timur Masih Misterius

- Wartawan

Minggu, 6 September 2026 - 11:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Pekerja Tertimbun Longsor di Area Operasional Perusahaan Tambang Nikel PT MHM. (Istimewa)

Tiga Pekerja Tertimbun Longsor di Area Operasional Perusahaan Tambang Nikel PT MHM. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – PT Mega Haltim Mineral (MHM), Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara sepertinya menutupi tiga karyawan tertimbun longsor di area operasional perusahaan tambang bijih nikel.

Kejadian ini terjadi pada 16 Januari 2026, namun hingga kini belum ada keterangan dari pihak perusahaan atas korban tertimbun longsor tersebut.

Dikutip Akun Tiktok @Lantombinawa dalam surat terbuka kepada PT Halmahera Transportasi Energi (HTE) dan PT MHM. Bahwa tiga orang itu merupakan karyawan PT HTE yang beroperasi di lokasi PT MHM, masing-masing bernama:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alief Alrasyia (Warga Pasar Cakke, Kab. Enrekang, Sulawesi Selatan), Kanel Palilingan (Warga Kolongan Kolombi, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara), dan Rifaldy Datunsolang, (Warga Bintauna, Kab. Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.

BACA JUGA :  H-7 Pemilu 2024, 380 Personil Polres Ternate Ikut Pembekalan Pengamanan TPS

Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Lingkungan Tambang Maluku Utara (LSM Pelta Malut), Maruf Majid mengatakan kejadian ini terhitung sembilan bulan, namun kondisi dan keberadaan korban masih dirahasiakan pihak perusahaan.

“Mestinya informasi kecelakaan harus diungkap secara terbuka kepada publik untuk diketahui”. Maruf, Sabtu (4/9/2026). “Kalau cara-cara perusahaan seperti ini, publik akan menaruh kecurigaan, ternyata hanya keuntungan yang ditargetkan, giliran nyawa orang dianggap tidak terlalu serius,” tegasnya.

Seharusnya, lanjut dia, pihak perusahaan membuat kronologis kecelakaan kerja, agar bisa diketahui publik, terutama pihak keluarga. Ia takutkan, jangan sampai kejadian tersebut terulang kembali.

BACA JUGA :  Wali Kota Ternate Tarawih Bersama Pers Liputan Kota: Beritakan Program Pemerintah

“Publik berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, terutama keluarga korban. Bagaimana proses penanganannya? Apa hasil investigasinya? Jangan sampai kasus kecelakaan kerja seperti ini justru tenggelam tanpa kejelasan. Transparansi diperlukan untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.” terangnya.

“LSM Pelta Malut siap mengawal persoalanini, dan memastikan PT MHM bertanggung jawab atas korban atau tidak”. “Keselamatan pekerja bukan sekadar angka dalam laporan perusahaan melainkan menyangkut nyawa manusia,” pungkasnya. (**)

Penulis : Iky

Editor : Diman

Berita Terkait

HPS di Kota Ternate: Momen Perkuat Ekonomi Berbasis Rempah dan Pangan Lokal
Dari Diskusi ke Kesepakatan, Pemkot Ternate Tata Street Coffee Benteng Oranje
Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba
BP2RD Kota Ternate Optimis PBB Capai 100 Persen
KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe
BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata
Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door
Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:29 WIT

HPS di Kota Ternate: Momen Perkuat Ekonomi Berbasis Rempah dan Pangan Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:50 WIT

Dari Diskusi ke Kesepakatan, Pemkot Ternate Tata Street Coffee Benteng Oranje

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:01 WIT

BP2RD Kota Ternate Optimis PBB Capai 100 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:15 WIT

KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:17 WIT

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:53 WIT

Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:15 WIT

Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:40 WIT

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Berita Terbaru