DP3A Kepulauan Sula Bakal Bentuk Satgas PPA dan FAD Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak

- Wartawan

Selasa, 14 Januari 2025 - 12:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala DP3A Kabupaten Kepulauan Sula, Siti Farida. (Rakyatmu)

Plt. Kepala DP3A Kabupaten Kepulauan Sula, Siti Farida. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM  –  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara  bakal bentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Perempuan dan Anak (PPA) dan Forum Anak Desa (FAD) di 12 kecamatan.

Selain pembentukan Satgas PPA dan Forum anak desa DP3A Kabupaten Kepulauan Sula, DP3A juga bakal mengandeng dinas terkait seperti Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan serta pihak kepolisian, dalam rangka menekan angka kekerasan perempuan dan anak.

“Hal ini dilakukan untuk memanilisir angkat kekerasan perempuan dan anak di tahun 2025,” ujar Plt Kepala DP3A Kabupaten Kepulauan Sula Siti Farida kepada Rakyatmu.com pada Selasa (14/1/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengingat, tahun 2024 angka kekerasan perempuan dan anak mencapai 52 kasus dan berada di urutan kedua setelah Kota Ternate dari 10 kabupaten/kota Provinsi Maluku Utara.

BACA JUGA :  Sekda Kota Ternate Imbau Maksimalkan Program PKG

“Untuk menekan angka ini kami melakukan pencegahan dengan berbagai cara bentuk Satgas PPA karena kemarin (tahun 2024) Sula menjadi angka tertinggi kedua di Maluku Utara,” kata Siti.

Dikatakan, tahun 2024, DP3A Kepulauan Sula telah membentuk wadah Satgas PPA dan Forum Anak Desa, di Kecamatan Sulabesi Tengah dan Kecamatan Sulabesi Barat yang melibatkan desa-desa di dua kecamatan tersebut.

“Sebelumnya di tahun 2024 kami sudah bentuk Satgas PPA dan Forum Anak Desa di dua Kecamatan Sulabesi Tengah dan Kecamatan Sulabesi Barat,” ucapnya.

Siti menjelaskan tujuan dan fungsi Satgas PPA dan Forum Anak Desa memiliki peran strategis untuk menekan angka kasus kekerasan perempuan dan anak. Wadah tersebut memiliki dua peran yakni menjadi pelopor dan pelapor.

BACA JUGA :  Bupati Halmahera Selatan Serahkan Bantuan kepada 17 Kelompok Tani di Pulau Obi

Artinya, pihak Satgas PPA dan Forum Anak Desa dapat mendampingi korban melaporkan masalah ke pihak kepolisian dan DP3A, dan juga dapat menekan angka kasus kekerasan perempuan dan anak di tingkat desa melalui gerakan sosialisasi.

Ia menambahkan, adapun sosialisasi di tingkat sekolah-sekolah baik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Sula.

“Tahun 2025 ini selain sosialisasi dengan masyarakat, mungkin kita juga terjun langsung ke sekolah-sekolah untuk bagimna kita bisa menekan angka kekerasan dengan melibatkan Forum anak dan beberapa jejaring yang sudah dibangun kerja sama,” ungkapnya. (**)

Penulis : Aryanto

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

BP2RD Kota Ternate Tunjukkan Kinerja Baik di Awal Triwulan II
Perkuat Strategi Peningkatan PAD, Kepala BP2RD Ternate Ikut Rakornas di Kemendagri
BP2RD Kota Ternate Berhasil Lampaui Target PAD di Awal Tahun 2026
Pajak Daerah Kota Ternate Hingga Awal April 2026 Tembus 31 Persen
Polres Ternate dan Dishub Bahas Parkir Tepi Jalan Depan Pasar Higienis
Dinas Perhubungan Kota Ternate Bakal Tertibkan Lokasi Parkir di Pasar Higienis
RSUD Kota Tidore Berhasil Operasi Bibir Sumbing Bayi Usia 3,5 Bulan
Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:13 WIT

BP2RD Kota Ternate Tunjukkan Kinerja Baik di Awal Triwulan II

Jumat, 17 April 2026 - 13:31 WIT

Perkuat Strategi Peningkatan PAD, Kepala BP2RD Ternate Ikut Rakornas di Kemendagri

Kamis, 16 April 2026 - 12:08 WIT

BP2RD Kota Ternate Berhasil Lampaui Target PAD di Awal Tahun 2026

Rabu, 15 April 2026 - 12:27 WIT

Pajak Daerah Kota Ternate Hingga Awal April 2026 Tembus 31 Persen

Selasa, 14 April 2026 - 13:40 WIT

Polres Ternate dan Dishub Bahas Parkir Tepi Jalan Depan Pasar Higienis

Minggu, 12 April 2026 - 18:13 WIT

RSUD Kota Tidore Berhasil Operasi Bibir Sumbing Bayi Usia 3,5 Bulan

Kamis, 9 April 2026 - 21:13 WIT

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Rabu, 8 April 2026 - 18:26 WIT

Jaga Identitas Kota Tidore, Balai Bahasa Gelar Bimtek Bahasa Daerah

Berita Terbaru