Kemenhub RI Minta RIP Terminal dan Pelabuhan di Tiga Kecamatan Kota Ternate

- Wartawan

Senin, 20 Maret 2023 - 19:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Mochtar Hasim. (Rakyatmu)

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Mochtar Hasim. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Maluku Utara Mochtar Hasim telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia terkait perencanaan pembangunan pelabuhan dan terminal di Kecamatan Batang Dua, Kecamatan Pulau Hiri dan Kecamatan Moti.

Hasil koordinasinya, lanjut Mochtar, Kemenhub meminta Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan data tambahan Perencanaan Induk Pelabuhan (RIP) dan data administrasi untuk tahun anggaran 2024.

“Namun katanya yang terpenting seluruh pelabuhan, baik itu Moti, Tifure dan Mayau (Batang Dua) sudah masuk dalam pencatatan dari Kementerian ,” ujarnya pada Senin, (20/3/2023).

Menurut dia, renovasi pelabuhan di tiga Kecamatan tersebut melalui Dana Alokasi Khsus (DAK) dan APBN Kemenhub RI Tahun 2024.

Perencanaan pembangunan di tiga Kecamatan ini untuk mewujudkan program peduli BAHIM (Batang Dua, Hiri dan Moti) dan penguatan visi Ternate Mandiri dan Berkeadilan.

“Maka Kecamatan Pulau Moti, Batang Dua (Mayau-Tifure) dan Pulau Hiri. Untuk Pelabuhan Hiri dikerjakan oleh PUPR Kota Ternate,” ucapnya.

Selain itu, ia menyebutkan, bukan saja terminal yang dibangun melainkan ruang tunggu, agar bisa bisa melayani masyarakat dengan baik.

“Ini pasti memakan waktu karena anggarannya melalui APBN atau DAK. Apalagi kita harus mempersiapkan data RIP, data eventalisir dan pelabuhan yang bakal di bangun apakah masuk aset daerah atau pusat,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Sekda Kota Ternate Serahkan SK ke 328 PPPK Tahap I

Meski sudah masuk dalam catata Kementerian, namun Mochtar bilang, pihaknya masih menunggu Aplikasi KRISNA (Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran) dari Kementerian terbuka baru bisa mengetahui kegitan yang diusulkan.

“Kami juga akan bekerjasama dengan Bappelitbangda untuk membahas perencanaannya,” ujarnya.

“Memang akan dilakukan di tahun 2024 karena anggaran APBN sudah diketuk. Untuk tahun ini Dishub akan memperbaiki ruang tunggu dan kawasan pelabuhan Moti Kota,” tambahnya mengakhiri. (mg/man)

Berita Terkait

Sekda Ternate Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Uang Tunai kepada Warga Kurang Mampu
Graal Taliawo dan Harapan Masyarakat Percepatan Pengesahan RUU Daerah Kepulauan
Rizal Marsaoly Terpilih sebagai Ketua Umum IBCA MMA Maluku Utara Periode 2026–2030
Sebelum Renovasi Kantor Bupati Taliabu, Ketua Komisi III Tegaskan Kembalikan Temuan Rp1,8 Miliar
Dinsos Pulau Taliabu Perkuat Kapasitas Operator SIKS-NG, Tingkatkan Akurasi Data Bansos
BP2RD Siapkan Strategi Optimalkan PAD melalui Sensus PBB dan Pembaruan ZNT
Banggar DPRD Taliabu Pending Pembahasan KUA-PPAS TA 2027
Dinas P3AKB Pulau Taliabu: Miras Jadi Pemicu Utama KDRT, Kasus Kekerasan terhadap Anak Menurun

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:34 WIT

Sekda Ternate Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Uang Tunai kepada Warga Kurang Mampu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:25 WIT

Graal Taliawo dan Harapan Masyarakat Percepatan Pengesahan RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:14 WIT

Rizal Marsaoly Terpilih sebagai Ketua Umum IBCA MMA Maluku Utara Periode 2026–2030

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:00 WIT

Sebelum Renovasi Kantor Bupati Taliabu, Ketua Komisi III Tegaskan Kembalikan Temuan Rp1,8 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:43 WIT

Dinsos Pulau Taliabu Perkuat Kapasitas Operator SIKS-NG, Tingkatkan Akurasi Data Bansos

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:45 WIT

BP2RD Siapkan Strategi Optimalkan PAD melalui Sensus PBB dan Pembaruan ZNT

Senin, 27 Juli 2026 - 17:25 WIT

Banggar DPRD Taliabu Pending Pembahasan KUA-PPAS TA 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 16:47 WIT

Dinas P3AKB Pulau Taliabu: Miras Jadi Pemicu Utama KDRT, Kasus Kekerasan terhadap Anak Menurun

Berita Terbaru