Pemkot Tidore Ikut Rakor Percepatan SPPG Malut, Usulkan 7 Titik Dapur Gizi

- Wartawan

Kamis, 30 Oktober 2025 - 10:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi terkait program prioritas nasional secara daring yang diikuti oleh sejumlah organisasi perangkat daerah Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. (Istimewa)

Rapat koordinasi terkait program prioritas nasional secara daring yang diikuti oleh sejumlah organisasi perangkat daerah Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus mendukung program prioritas nasional. Salah satunya adalah program makan bergizi gratis (MBG).

Hal ini ditunjukkan dengan keikutsertaan Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Asistensi Percepatan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Provinsi Maluku Utara, Kamis (30/10/2025).

Rakor yang digelar secara daring ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda dan diikuti oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Taher Husain yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Program MBG Kota Tidore Kepulauan menyampaikan laporan perkembangan usulan dapur SPPG di wilayahnya.

“Untuk Kota Tidore Kepulauan, kami mengusulkan 7 titik dapur SPPG yang tersebar di wilayah 3T (Terpencil, Terdepan, dan Terluar),” ujar Taher.

Adapun rinciannya, 3 titik berada di Kecamatan Oba Selatan, 2 titik di Pulau Mare, 1 titik di Pulau Maitara, dan 1 titik di Dusun Talaga Puncak. Dari total usulan tersebut, baru dua titik yang disetujui, yakni di Pulau Maitara dan Talaga Puncak.

“Untuk Maitara, kami sudah bisa mulai menginput investor. Sementara di Talaga Puncak, ada tiga investor yang kami tawarkan dan saat ini masih dalam tahap pertimbangan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Wali Kota Ternate Buka Musrenbang RPJPD, Ini Arah Pembangunan 20 Tahun Kedepan

Taher mengungkapkan, medan yang cukup terjal di Talaga Puncak menjadi salah satu pertimbangan investor, terutama terkait tantangan distribusi material pembangunan dapur. Meski begitu, pihaknya tetap berupaya agar proyek ini bisa berjalan.

Lebih lanjut, ia menyebutkan lima titik lainnya kemungkinan akan masuk dalam Surat Keputusan (SK) Tahap II.

“Kami sudah siapkan semuanya, termasuk pendekatan dengan investor dan persiapan survei lapangan. Target kami, Desember sudah rampung,” pungkasnya.

Penulis : Tim

Sumber Berita : Rilis

Berita Terkait

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah
Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan
Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa
Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate
PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:32 WIT

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIT

Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIT

Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:02 WIT

Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terbaru