Pemprov Maluku Utara Menunggu Investigasi Inspektorat, Nakes Demo Lagi

- Wartawan

Sabtu, 21 Januari 2023 - 20:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga Kesehatan Memboikot IGD RSUD Chasan Boesorie (Rakyatmu)

Tenaga Kesehatan Memboikot IGD RSUD Chasan Boesorie (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Aksi pemboikotan Instalasi Gawat Darurat (IGD) oleh Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Chasan Boesoirie Ternate, Maluku Utara pada Sabtu (21/1/2023) pagi tadi, terkait penunggakan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama 15 bulan, direspon oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut).

Sekretaris Daerah (Sekda) Samsuddin Abdul Kadir dalam audensi di ruangan Aula RSUD Chasan Boesoirie (CB) mengatakan, tunggakan TPP yang belum terbayar selama 15 bulan tersebut, karena terjadi keselahan pada sistim nilai belanja yang dikelola oleh Badan Layanan Umum Daerah (Blud).

Menurut dia, hal ini disebabkan terjadinya kekurangan anggaran dalam pembelanjaan rencana bisnis, sehingga pihaknya merasa kesulitan melakukan pembayaran sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub). Namun, pihaknya tetap berupaya untuk menyelesaikan pembayaran tunjangan TPP Nakes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh Dewan Pengawas RSUD CB itu menyampaikan, Blud ini bisa dikatakan sebagai otonomi penyelesaian belanja-belanja yang telah dianggarkan dalam rencana belanja.

BACA JUGA :  Tahun Ini Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota Ternate Tuntas, Sekda: Terus Berbenah

“Permasalahannya ketika ternyata dianggarkan itu lebih besar  dari pendapatan maka pasti ada yang tidak bisa terbayarkan,” jelasnya.

“Ketika Blud tidak bisa menyelesaikan, maka ada permintaan kepada Pemerintah Daerah untuk take over (mengambil alih). Tetapi sebelum diambil alih oleh Pemerintah, pihak Inspektorat harus audit terlebih dahulu,” ujarnya.

Jalan keluarnya, Pemerintah Daerah akan mencoba melakukan peminjaman ke Bank, usai investigasi Inspektorat. Samsuddin bilang, jika terdapat oknum-oknum yang memainkan anggaran ini maka dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Kita mencari tahu siapa penyebabnya. Ada hal-hal yang perlu dikaji dulu, takutnya setelah dibuka tidak seperti itu kejadiannya,” jelasnya.

Sementara, salah satu keterwakilan Dokter di RSUD CB yang enggan menyebut namanya menyebutkan, pada tahun 2017 mereka masih mendapatkan insentif dari Pemda. Namun 7 bulan terakhir ini pihak Rumah Sakit tidak dilakukan pembayaran, dengan alasan, anggaran tersebut dipakai oleh pihak ketiga.

BACA JUGA :  2 Program ini Jadi Andalan Pemkot Ternate Tahun 2024

Sebelumnya Nakes berharap dengan adanya Blud ini bisa lebih baik dalam sisi pendapatan, agar menopang kesejahteraan pegawai.

“Ternyata tidak sesuai dengan harapan, karena justru terseok-seok. Padahal pendapatan di Blud sangat melimpah hanya saja manajemennya tidak becus, sehingga terjadilah seperti ini,” bebernya.

Menurut dia, berdasarkan pendapat melalui Blud perbulan mencapai Rp 8-10 Miliar karena pendapatannya dari Dokter Kontrak dan PNS.

“Namun tidak ada keadilan dikarenakan diperlakukan sangat berbeda. Dokter Kontrak mendapatkan biaya kontrak, sedangkan kita PNS mengharapkan TPP.”

“TPP itu ada SK-nya Gubernur pada Tahun 2020. Tapi diberlakukan di Tahun 2021. Masalah ini bukan baru saja,” pungkasnya.

Berita Terkait

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata
Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door
Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total
Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak
PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital
Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru
Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla
Dokumen Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu Taliabu Ditandatangani

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:17 WIT

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:53 WIT

Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:15 WIT

Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:40 WIT

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIT

PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:10 WIT

Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:20 WIT

Dokumen Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu Taliabu Ditandatangani

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:49 WIT

Gaji PNS Hingga PPPK Paruh Waktu Kota Ternate Dipastikan Aman Sampai Akhir Tahun

Berita Terbaru

Suasana Warga Membayar PBB di Pojok Pajak BP2RD Kota Ternate

Daerah

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:17 WIT

Petugas BP2RD Kota Ternate Menyambangi Wajib Pajak di Kelurahan Kalumata. (RakyatMu)

Daerah

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:40 WIT