DP3A Kepsul Dampingi Korban Pencabulan Sesama Pria, Alami Gangguan Fisik dan Psikis 

- Wartawan

Rabu, 5 Februari 2025 - 19:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kasus Sodomi di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. (Istimewa/Rakyatmu)

Ilustrasi Kasus Sodomi di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. (Istimewa/Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara melakukan pendampingan korban kasus sodomi anak dibawah umur atau kasus pencabulan sesama pria pada Bulan Januari 2025.

“Korban kasus sodomi bocah yang  berusia 11 tahun  telah dilakukan penanganan pendampingan,” kata Plt Kepala DP3A, Siti Farida kepada rakyatmu.com pada Rabu (5/2/2025).

Menurut Siti, kasus yang dilakukan pendampingan tersebut baru terjadi di Kabupaten Kepulauan Sula karena kasus pencabulan sesama jenis baru ditemukan di awal tahun ini.

“Baru kami temukan kasus seksual jenis sodomi di Kepulauan Sula,” ungkap Siti Farida.

Menurutnya korban mengalami gangguan fisik dan psikis. Bahkan, korban saat melakukan pemeriksaan BAP (berita acara pemeriksaan) polisi masih dalam kondisi sakit.

“Saat ini dia sakit demam, waktu pemeriksaan BAP anak badan masih hangat,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan pendampingan asesmen fisik dan psikis korban berusia 11 tahun tersebut.

BACA JUGA :  Polres Pulau Taliabu Tunda Laporan Dugaan Ijazah Palsu Citra

“Kemarin (4/2), kami mau pendampingan asesmen tapi dia masih sakit. Mungkin besok kami lanjut asesmen untuk mengetahui kondisi fisik dan spisik bagimana,” jelasnya.

Lebih jauh kata Siti, kasus ini diketahui dari penyidik Polres Kepulauan Sula untuk melakukan pendampingan korban saat pemeriksaan BAP.

“Kasus ini kami dihubungi oleh Polres saat pemeriksaan BAP untuk pendampingan,” pungkasnya. (**)

Penulis : Aryanto

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Fakta Persidangan: Aliong Mus Terima Rp7,5 Miliar dalam Kasus Korupsi Isda Taliabu
Korupsi BMHP Miliaran Rupiah di Kepulauan Sula Hanya Dituntut 1 Tahun Penjara
Aliong Mus Diduga Gunakan Uang Korupsi Proyek Isda Taliabu untuk Ibadah Umrah
Sikap Bungkam Kejati Malut Soal Penahanan Tersangka Aliong Mus Jadi Curiga!
Ada Apa dengan Kejati Maluku Utara? Tersangka Aliong Mus Masih Berkeliaran
Sejauh Ini JPU Belum Tetapkan Pejabat Sula Diduga Terlibat Korupsi BTT Sebagai Tersangka
Kamarudin Diduga Terlibat Korupsi, Kajari Sula Harap Terdakwa Terbuka di Persidangan
Gegara Sebut Suami Bupati Sula Terlibat Korupsi, Istri Bimbi Langsung Dimutasi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:14 WIT

Fakta Persidangan: Aliong Mus Terima Rp7,5 Miliar dalam Kasus Korupsi Isda Taliabu

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:46 WIT

Korupsi BMHP Miliaran Rupiah di Kepulauan Sula Hanya Dituntut 1 Tahun Penjara

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:50 WIT

Aliong Mus Diduga Gunakan Uang Korupsi Proyek Isda Taliabu untuk Ibadah Umrah

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:40 WIT

Sikap Bungkam Kejati Malut Soal Penahanan Tersangka Aliong Mus Jadi Curiga!

Senin, 1 Juni 2026 - 21:21 WIT

Ada Apa dengan Kejati Maluku Utara? Tersangka Aliong Mus Masih Berkeliaran

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:28 WIT

Sejauh Ini JPU Belum Tetapkan Pejabat Sula Diduga Terlibat Korupsi BTT Sebagai Tersangka

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:16 WIT

Kamarudin Diduga Terlibat Korupsi, Kajari Sula Harap Terdakwa Terbuka di Persidangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:25 WIT

Gegara Sebut Suami Bupati Sula Terlibat Korupsi, Istri Bimbi Langsung Dimutasi

Berita Terbaru