Publik Tantang Polres Kepsul Usut Tuntas Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum DPRD

- Wartawan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 20:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Kepulauan Sula. (Rakyatmu)

Polres Kepulauan Sula. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Polres Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) diminta serius dalam menangani dugaan kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepsul, Maluku Utara berinisial MLT alias Mardin.

Pasalnya, kasus yang ditangani Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepsul tersebut sudah dilaporkan sejak 22 Juli 2025, namun hingga saat ini peristiwa yang dialami oleh wanita berinisial DR (28) itu terkesan jalan di tempat.

BACA JUGA :  Sepanjang Tahun 2024, Polres Kepulauan Sula Tangani 167 Kasus

Menanggapi itu, Akademisi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Kepsul, Sahrul Takim menegaskan, kasus kekerasan perempuan dan anak harus diproses secara cepat, adil dan transparan tanpa tebang pilih jika benar-benar terbukti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasus kekerasan seksual di Kepsul beberapa tahun terakhir begitu meningkat, sehingga harus ada ketegasan di hadapan publik kalau Pelres Kepsul benar-benar serius menangani kasus yang melibatkan oknum anggota DPRD,” tegasnya, Selasa (12/08/25).

BACA JUGA :  Eksekusi Bangunan di Kota Ternate, Satu Mahasiswa Diamankan Gara-gara Siram Pertamax ke Polisi

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kepsul, Iptu Rinaldi Anwar saat dikonfirmasi via WhatsApp mengungkapkan, saat ini pihaknya telah kembali memanggil pelapor untuk dimintai keterangan lanjutan.

Sementara, Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satreskrim Kepsul, Ipda Deny Wibowo juga saat dikonfirmasi mengaku, dugaan kasus pemerkosaan tersebut masih pada tahap penyelidikan. “Masih penyelidikan,” singkatnya.(*)

Penulis : Aryanto

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PA Ternate Diminta Eksekusi Lahan Milik Risman di Halmahera Barat
Kejari Sula Didesak Buka Aliran Dana Rp10 Miliar Kasus Korupsi BTT
Tiga Tersangka Kasus Korupsi BTT Kepulauan Sula Jalani Sidang Perdana di PN Ternate
Harmonisasi Ranperda, 89 Desa – Kelurahan di Tidore Raih Predikat Istimewa IRH
Kemenkum Malut Gelar Pembinaan Posbankum di Tidore, 89 Desa – Kelurahan Sudah Terbentuk
Rapor Merah Bupati Fifian di Taliabu, Kelebihan Belanja BOS Belasan Miliar Jadi Temuan BPK
Buronan Kasus Dugaan Korupsi BTT Sula Serahkan Diri ke Kejati
Wali Kota Tidore Teken PKS Pidana Kerja Sosial, Alternatif Hukuman Tipiring

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:50 WIT

Kejari Sula Didesak Buka Aliran Dana Rp10 Miliar Kasus Korupsi BTT

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:11 WIT

Tiga Tersangka Kasus Korupsi BTT Kepulauan Sula Jalani Sidang Perdana di PN Ternate

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:01 WIT

Harmonisasi Ranperda, 89 Desa – Kelurahan di Tidore Raih Predikat Istimewa IRH

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:54 WIT

Kemenkum Malut Gelar Pembinaan Posbankum di Tidore, 89 Desa – Kelurahan Sudah Terbentuk

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:39 WIT

Rapor Merah Bupati Fifian di Taliabu, Kelebihan Belanja BOS Belasan Miliar Jadi Temuan BPK

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:38 WIT

Buronan Kasus Dugaan Korupsi BTT Sula Serahkan Diri ke Kejati

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:10 WIT

Wali Kota Tidore Teken PKS Pidana Kerja Sosial, Alternatif Hukuman Tipiring

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:39 WIT

Kasus Dugaan Korupsi ISDA Taliabu Makin Terang setelah Om Dero Diperiksa 2 Kali

Berita Terbaru

Ritual Lufu Kie, atau keliling pulau menggunakan armada juanga dalam rangkaian Hari Jadi Tidore ke 918. (Istimewa)

Daerah

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:13 WIT