Gegara Mesin Bor, Satu Warga Pulau Taliabu Meningga Dunia

- Wartawan

Rabu, 22 Maret 2023 - 20:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu Warga Pulau Taliabu Meninggal Dunia Akibat Tersengat Aliran Listrik. (Istimewa)

Satu Warga Pulau Taliabu Meninggal Dunia Akibat Tersengat Aliran Listrik. (Istimewa)

RAKYATMU.COM – Salah Satu warga Desa Meranti, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara bernama Asran (40 Tahun) meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik.

Kapolres Pulau Taliabu AKBP Totok Handoyo menceritakan kronologis kejadian mengatakan, berdasarkan keterangan saksi Suwandi bahwa korban dan saksi saat itu bekerja bersama-sama memperbaiki perahu. Korban menggunakan mesin bor listrik untuk mengebor salah satu bagian sisi perahu.

BACA JUGA :  Berkas Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik di Polda Malut Dipertanyakan

“Alat bor sudah tersambung dengan aliran listrik. Korban menghidupkan langsung tersetrum dalam posisi badan masih dalam keadaan berdiri,” ungakapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut dia, melihat kejadian tersebut, istri korban langsung berteriak untuk melepas cok kabel (bor listrik). Mendengar suara istri korban, saksi langsung melepas colokan kabel.

“Setelah melepas colokan kabel bor listrik, saksi melihat korban sudah lemas tidak berdaya dan jatuh tersungkur ke tanah,” ucapnya.

BACA JUGA :  Polres Taliabu Terima 2 Perkara, Kasus Penganiyaan Meninggal Dunia

Kata dia, warga setempat yang berada disekitar kejadian membantu mengangkat korban kedalam rumah dan selanjutnya dirujuk ke klinik Dr. Rudianto Tari yang bertempat di Desa Bobong untuk mendapatkan pertolongan.

“Namun saat tiba di klinik, korban sudah tidak tertolong dan meninggal dunia,” terangnya. (Ihky)

Berita Terkait

Apakah Limbah Ban Bekas Terbakar di PT IWIP Ada Unsur Kesengajaan?
PT IWIP Halmahera Tengah Diduga Sengaja Bakar Tumpukan Ban Bekas
AKBP Rona Buha Tua Tambunan Diangkat Jadi Kapolres Halmahera Timur
Mutasi di Polda Malut: Wakapolda, Dirreskrimsus hingga Kapores Haltim Berganti
Kejari dan Inspektorat Sula ‘Doyan’ Kasus Kecil di Desa Pohea: Warga Diperiksa dari Tahun 2021 hingga 2026
Polisi Geledah Kantor DPMD dan Inspektorat Taliabu Terkait Kasus Dugaan Korupsi DD
14 Kasus Dugaan Korupsi Kepulauan Sula Jalan  di Tempat, Kapolda Diminta Evaluasi Dirreskrimsus
Deretan Kasus Dugaan Korupsi Ratusan Miliar di Sula Tak Kunjung Tuntas Ditangani Ditreskrimsus

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:51 WIT

Apakah Limbah Ban Bekas Terbakar di PT IWIP Ada Unsur Kesengajaan?

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:17 WIT

PT IWIP Halmahera Tengah Diduga Sengaja Bakar Tumpukan Ban Bekas

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:52 WIT

AKBP Rona Buha Tua Tambunan Diangkat Jadi Kapolres Halmahera Timur

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:14 WIT

Mutasi di Polda Malut: Wakapolda, Dirreskrimsus hingga Kapores Haltim Berganti

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:43 WIT

Kejari dan Inspektorat Sula ‘Doyan’ Kasus Kecil di Desa Pohea: Warga Diperiksa dari Tahun 2021 hingga 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Polisi Geledah Kantor DPMD dan Inspektorat Taliabu Terkait Kasus Dugaan Korupsi DD

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:37 WIT

14 Kasus Dugaan Korupsi Kepulauan Sula Jalan  di Tempat, Kapolda Diminta Evaluasi Dirreskrimsus

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:40 WIT

Deretan Kasus Dugaan Korupsi Ratusan Miliar di Sula Tak Kunjung Tuntas Ditangani Ditreskrimsus

Berita Terbaru