Kuota Perempuan di DPRD Minim, KPPI Maluku Utara: Budaya Patriarki Masih Kental

- Wartawan

Senin, 7 Agustus 2023 - 12:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD KPPI Maluku Utara Marlita Puasa (Kanan) Didampingi Ketua DPC KPPI Kota Ternate Novalia Yusmiranda (Kiri). (Rakyatmu)

Ketua DPD KPPI Maluku Utara Marlita Puasa (Kanan) Didampingi Ketua DPC KPPI Kota Ternate Novalia Yusmiranda (Kiri). (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Ketua DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Maluku Utara Marlita Puasa mengungkapkan kuota 30 persen perempuan di DPRD 10 Kabupaten dan Kota masih minim.

Bahkan Kabupaten Kepulauan Sula tidak ada keterwakilan perempuan di DPRD. Menurut Marlita, minimnya keterlibatan perempuan dalam kancah politik, disebabkan budaya patriarki yang masih sangat kental di Negara Indonesia.

“Ini menjadi catatan KPPI untuk lebih fokus mensosialisasikan pendidikan politik, sehingga para perempuan tampil untuk mencalonkan diri di DPRD. Dengan waktu yang ada ini KPPI bisa melakukan pembekalan bakal calon perempuan di struktur internal,” katanya pada Senin (7/8/2023).

Ia menyebut kendala perempuan untuk tampil di publik ialah stigma masyarakat yang belum mempercayakan perempuan agar mewakili masyarakat di DPRD, sehingga membuat perempuan tidak percaya diri tampil di ruang publik.

BACA JUGA :  KPU Maluku Utara Temukan Bacaleg Ganda di 9 Partai Politik 

“Harus ada pembekalan perempuan, supaya lebih optimis merebut kemenangan pada saat bertarung sebagai calon legislatif, seperti melatih perempuan tentang publik speaking dan kepemimpinan,” tuturnya.

“Setidaknya perempuan legislatif harus menjadi legislator yang handal sehingga dipercayakan masyarakat mewakili suara di parlemen. Jadi KPPI juga memberikan pembekalan caleg dan cakada,” ungkapnya.

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Ini Hasil Kajian UI Terkait Penanganan Air Limpasan di Kawasi
Wali Kota – Wawali Tidore Terima Kunjungan Kepala BRI Baru
TPID Kota Tidore Kepulauan Gencar Pantau Harga Bapok dan Pastikan Stok Aman
TPID Kota Tidore Sidak Pasar Gosalaha Pastikan Stok Jelang Nataru Aman
Budiman L. Mayabubun Nakhodai DPC PDI-P Pulau Taliabu
Tingkatkan Literasi dan inklusi Keuangan, Bank Maluku Malut Sosialisasi GENCARKAN di Desa Kramat
Ketua Pemuda Desa Wayo Pulau Taliabu Minta Warga Jaga Kondusivitas Pasca PSU
PSU Pulau Taliabu, PDIP: Kemenangan CPM-Utuh di Atas 80 Persen

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:23 WIT

Ini Hasil Kajian UI Terkait Penanganan Air Limpasan di Kawasi

Senin, 9 Maret 2026 - 20:18 WIT

Wali Kota – Wawali Tidore Terima Kunjungan Kepala BRI Baru

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:41 WIT

TPID Kota Tidore Kepulauan Gencar Pantau Harga Bapok dan Pastikan Stok Aman

Rabu, 17 Desember 2025 - 00:30 WIT

TPID Kota Tidore Sidak Pasar Gosalaha Pastikan Stok Jelang Nataru Aman

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:52 WIT

Budiman L. Mayabubun Nakhodai DPC PDI-P Pulau Taliabu

Rabu, 28 Mei 2025 - 22:47 WIT

Tingkatkan Literasi dan inklusi Keuangan, Bank Maluku Malut Sosialisasi GENCARKAN di Desa Kramat

Kamis, 10 April 2025 - 09:11 WIT

Ketua Pemuda Desa Wayo Pulau Taliabu Minta Warga Jaga Kondusivitas Pasca PSU

Jumat, 4 April 2025 - 18:57 WIT

PSU Pulau Taliabu, PDIP: Kemenangan CPM-Utuh di Atas 80 Persen

Berita Terbaru

Ritual Lufu Kie, atau keliling pulau menggunakan armada juanga dalam rangkaian Hari Jadi Tidore ke 918. (Istimewa)

Daerah

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:13 WIT