Banggar Pulau Taliabu: Anggaran Pilkades Wajib Masuk APBD 2026

- Wartawan

Rabu, 12 November 2025 - 14:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun. (Rakyatmu)

Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun, menegaskan bahwa anggaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) wajib dianggarkan dalam APBD Tahun 2026.

Menurutnya, hal ini merupakan perintah langsung dari regulasi yang berlaku dan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Budiman menjelaskan, ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 48 ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa, sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 72 Tahun 2020, yang menyatakan bahwa Biaya pemilihan kepala desa dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten/kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini perintah jelas dari Permendagri. Jadi tidak boleh ada alasan bahwa Pilkades belum dianggarkan. Pemerintah daerah wajib memasukkannya dalam APBD 2026 sejak tahap perencanaan KUA-PPAS,” tegas Budiman, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, sering kali pelaksanaan Pilkades di sejumlah daerah terhambat karena perencanaan anggaran yang tidak disiplin, sehingga muncul alasan klasik seperti ini.

BACA JUGA :  Pemda Kepulauan Sula Bersama TNI-Polri Rapat Kesiapan Kedatangan Menkes RI

“Selain itu, sudah cukup lama kekosongan Kepala Desa Definitif. Jangan karena alasan tidak ada dana, ini tertunda lagi,” kata Budiman.

Padahal, lanjut Budiman, Pilkades merupakan agenda wajib pemerintahan desa yang harus disiapkan secara matang.

“Keterlambatan anggaran Pilkades sama saja menghambat proses demokrasi di desa. Ini menyangkut hak rakyat untuk memilih pemimpinnya,”ujar anggota Banggar dari PDI Perjuangan itu.

Ia menyebutkan, berdasarkan rapat dengar pendapat (RDP) sebelumnya, Pilkades itu menjadi tanggung jawab Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Namun saat ini, itu sudah melekat di Pemerintahan Setda.

Sehingga itu, pihaknya meminta agar segera menyusun Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) Pilkades secara rinci, termasuk kebutuhan untuk logistik, keamanan, dan pengawasan.

Budiman mengingatkan, kewajiban pemerintah daerah tidak hanya menyiapkan dana penyelenggaraan, tetapi juga memfasilitasi seluruh proses pelaksanaan dan pengawasan sebagaimana diatur dalam Pasal 49 Permendagri 112/2014 jo. 72/2020.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Pulau Taliabu Terima LHP BPK RI Maluku Utara 

“Banggar DPRD akan menolak jika RAPBD 2026 tidak mencantumkan pos anggaran Pilkades secara eksplisit. Ini bukan sekadar teknis, tapi bentuk tanggung jawab terhadap demokrasi dan stabilitas pemerintahan desa,” tegasnya.

Budiman menambahkan, pada 2026 nanti, 8 Kepala Desa saat ini masih aktif, dari 71 Desa di Taliabu yang masa jabatannya akan berakhir, sehingga penundaan anggaran Pilkades dapat menimbulkan kekosongan jabatan dan berpengaruh langsung terhadap pelayanan publik di desa berkepanjangan.

“Kita tidak ingin desa-desa kembali dipimpin oleh penjabat hanya karena kelalaian anggaran, pada akhirnya Pj kades diisi oleh orang-orang yang tidak tepat. Sehingga itu, saya akan memastikan anggaran Pilkades masuk dalam APBD 2026 sebagai prioritas wajib daerah,” pungkasnya. (**)

Penulis : Ikhy Umaternate

Editor : Diman

Berita Terkait

Genjot PAD, BP2RD Kota Ternate Bidik BUMN 
DPRD Halut Kunker ke BP2RD Kota Ternate Belajar Peningkatan PAD
DLH Kota Ternate Bersama PT Pelni Tanam Pohon di Kawasan TPA Buku Dero-dero
DPRD dan Pemkot Ternate Bahas DIM dalam Revisi RTRW
Aldhy Ali Sukses Bawa Anggota DPRD Bebas dari Temuan Perjadin
Rabu Menyapa di DP3A, Sekda Tekankan Solidaritas dan Komitmen Wujudkan ‘Ternate Andalan’ Jilid II
Pemkot Ternate Siap Tata Pedagang Buah Hadap Terminal
Pengurus KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas Pasca Munas

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:10 WIT

Genjot PAD, BP2RD Kota Ternate Bidik BUMN 

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:50 WIT

DPRD Halut Kunker ke BP2RD Kota Ternate Belajar Peningkatan PAD

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:32 WIT

DLH Kota Ternate Bersama PT Pelni Tanam Pohon di Kawasan TPA Buku Dero-dero

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:04 WIT

Aldhy Ali Sukses Bawa Anggota DPRD Bebas dari Temuan Perjadin

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:09 WIT

Rabu Menyapa di DP3A, Sekda Tekankan Solidaritas dan Komitmen Wujudkan ‘Ternate Andalan’ Jilid II

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:09 WIT

Pemkot Ternate Siap Tata Pedagang Buah Hadap Terminal

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:11 WIT

Pengurus KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas Pasca Munas

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:17 WIT

DPRD Kota Ternate Gelar RDPU Bahas Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru

Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim. (Rakyatmu/Istimewa)

Daerah

Genjot PAD, BP2RD Kota Ternate Bidik BUMN 

Senin, 8 Jun 2026 - 23:10 WIT

Ruang Menulis

Waris Pundak, Waris Tanah

Kamis, 4 Jun 2026 - 14:06 WIT