RAKYATMU.COM – Proyek gedung penyimpanan berpendingin (cold storage) di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) telah rampung. Dua unit cold room yang tersedia masing-masing berkapasitas sekitar 100 ton.
“Keberadaan cold storage ini untuk menampung berbagai kebutuhan seperti sayur, buah, hingga daging di Kota Ternate dan ini menjadi alternatif,” ujar Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).
Sarbin didampingi Plh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Malut, Ronny Saleh memantau langsung progres dari proyek itu pada Jumat (9/1). Cold storage yang dibangun perdana itu terletak di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bangunan tersebut secara keseluruhan telah tuntas. Tersisa plat saluran air limbah hingga suplay listrik dari PLN. Rencanannya, akhir Januari akan dilakukan serah terima ke Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate.
“Mudah-mudahan dalam dua pekan ke depan (plat saluran air limbah hingga jaringan listrik) sudah selesai. Karena di akhir Januari mau dilakukan serah terima dengan kota (Pemkot Ternate),” ucapnya.
Sementara itu, Plh Kepala Disperindag Malut, Ronny Saleh mengatakan dari dua unit cold room yang tersedia, satu unit diperuntukkan menampung sayur dan buah. Sedangkan satunya lagi khusus untuk daging.
“Proyek ini merupakan hasil kesepakatan bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID) Maluku Utara. Nantinya, cold storage ini berfungsi sebagai buffer stock yang diperoleh dari sentra-sentra produksi,” jelas Ronny.
Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Malut Muhammad Abdu Djafar menambahkan, proyek cold storage dikerjakan dalam dua tahap. Nilai kontraknya bersumber dari APBD tahun 2023-2024 sebesar Rp 1.518.932.000 dan APBD 2025 Rp 959.993.400.
“Semua anggaran itu melekat pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara,” pungkas Abdu yang bertindak sebagai pejabat pembuat komitmen.
Penulis : Tim
Editor : Olis













