Disnakertrans Kepulauan Sula Prediksi Tahun 2025 Pencari Kerja di Perusahaan Tambang Tinggi

- Wartawan

Selasa, 21 Januari 2025 - 17:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disnakertrans Kabupaten Kepulauan Sula, Abdi Umagapi. (Rakyatmu)

Kepala Disnakertrans Kabupaten Kepulauan Sula, Abdi Umagapi. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) memprediksi pencari keja asal Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara Tahun 2025 membuat kartu kuning untuk mencari kerja di perusahaan pertambangan meningkat.

Kepala Disnakertrans Abdi Umagapi kepada Rakyatmu.com diruangan kerja Selasa (21/1/2025) menyebutkan, sejak Bulan Januari hingga Desember 2024 warga Kepulauan Sula membuat kartu kuning untuk mencari kerja pada  perusahaan tambang mencapai 1.985.

Dikatakan, rata-rata pencari kerja melamar pekerjaan di PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, PT. Harita Grup di Halmahera Selatan serta  PT. Sampoerna di Kecamatan Mangoli Utara.

“Tiga sasaran ini yang torang (kami) punya pencari kerja dari Sula sangat tinggi, saya yakin tahun 2025 ini mungkin lebih bertambah dibandingkan tahun 2024 sebanyak 1.985 orang. Kalau Bulan Januari 2025 pencari kerja sebanyak 300 lebih,” kata Abdi.

Menurut dia, salah satu factor hingga pencari kerja asal Kepulauan Sula Tahun 2025 meningkat, karena adanya peraturan Pemerintah Pusat (Pempus) menyangkut dengan penghapusan tenaga honorer se-Indonesia.

“Kami yakin sekali karena dengan adanya aturan pemberhentian honorer ini juga sangat berpengaruh dan menambah pengangguran atau tingkat pengangguran pasti banyak,” ucap Abdi prediksi.

BACA JUGA :  Warga Kaget Tiba-tiba Babi Hutan Keluar dari Pintu Depan Rumah

Dengan kondisi tenaga pencari kerja  asal Kabupaten Kepulauan Sula setiap tahun makin masif kata Abdi, menjadi tantangan Pemkab Kabupaten Kepulauan Sula untuk mampu menciptakan lapangan kerja di daerah.

“Ini yang menjadi kendala, kenapa samapi daerah ini tidak ada lapangan kerja? Kalau daerah ini ada tempat kerja yang memadai, bisa menyerap tenaga kerja yang banyak mungkin dapat di imbangi. Mau tidak mau harus ke Weda dan ke Obi,” tuturnya. (**)

Penulis : Aryanto

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah
Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan
Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa
Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate
PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:32 WIT

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIT

Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIT

Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:02 WIT

Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Berita Terbaru