Kondisi KM Cahaya Tiga Lalu Usai Menabrak Karang di Perairan Halmahera Selatan 

- Wartawan

Rabu, 3 Januari 2024 - 08:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi KM Cahaya Tiga Lalu 02 Setelah Menabrak Batu Karang di Perairan Desa Tokaka, Kabupaten Halmahera Selatan pada Selasa (2/1/2023). (Foto warga/Rakyatmu)

Kondisi KM Cahaya Tiga Lalu 02 Setelah Menabrak Batu Karang di Perairan Desa Tokaka, Kabupaten Halmahera Selatan pada Selasa (2/1/2023). (Foto warga/Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – KM Cahaya Tiga Lalu 02 yang menabrak batu karang di perairan Kabupaten Halmahera Selatan sudah dievakuasi di tepi pantai.

Tabrakan itu membuat kapal mengalami kebocoran sehingga 30 penumpang dan 5 kru kapal langsung dievakuasi oleh warga sekitar menggunakan long boat. Kapal juga membawa muatan kopra sebanyak 6 ton dan kayu balok.

Dilihat Rakyatmu.com pada Rabu (3/1/2023, foto yang memperlihatkan kondisi KM Cahaya Tiga Lalu 02 dengan cat berwarna merah putih itu di bagian belakangnya sudah setengah tenggelam. Nampak juga tidak ada kru atau ABK di dalam kapal.

Peristiwa itu bermula ketika kapal bertolak dari Kecamatan Gane Barat menuju Ternate pada Selasa (2/1/2023) sekitar pukul 07.05 WIT malam.

Sesampainya di tanjung Pasagi lalu menabrak batu karang tepatnya di perairan Desa Tokaka, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

“Betul kapal sudah di tepi pantai Desa Tokaka dan semua penumpang berjumlah 30 orang dan awak kapal 5 orang dalam keadaan selamat. Kapal juga membawa muatan kopra 6 ton,” kata Kapolsek Gane Barat Iptu Surahman lewat pesan singkat pada Selasa (2/1/2023).

BACA JUGA :  Bawaslu Maluku Utara Kontrol Lokasi Pemasangan APK Peserta Pemilu

Kepala Desa Tokaka Jufri Ajid menjelaskan, kapal KM Cahaya Tiga Lalu 02 bertolak dari Desa Saketa dengan tujuan Ternate tetapi saat melewati perairan Desa Tokaka hilang kendali dan menabrak batu karang.

“Iyah, betul kapal itu tabrak batu karang di tanjung Pasagi kurang lebih jaraknya 200 meter dari depan pelabuhan Tokaka. Kapal Sementara sudah dievakuasi ke tepi pantai samping pelabuhan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, selain membawa kopra, kapal juga membawa muatan balok kayu, pisang dan lain-lain. Namun sayang tidak dirinci jumlahnya. (**)

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Pengurus KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas Pasca Munas
Satpol PP Kota Ternate Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Kawasan Cagar Budaya
Capai PAD, Sekda Kota Ternate Beri Apresiasi Khusus kepada Kepala BP2RD dan Jajaran
Silaturahmi Badan Penghubung dengan Diaspora NTT, Florida Titipkan Generasi Muda ke Wali Kota Ternate
Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi
Sambut Pilkades 2026, APDESI Halmahera Tengah: Bersama Ciptakan Pilkades Aman dan Sejuk
Gandeng UGM, Benteng Oranje Ternate Dirancang Jadi Pusat Kreatif Rempah
DLH Kota Ternate Maksimalkan Pengelolaan TPA Buku Deru-Deru Takome

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:11 WIT

Pengurus KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas Pasca Munas

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:13 WIT

Satpol PP Kota Ternate Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Kawasan Cagar Budaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:22 WIT

Capai PAD, Sekda Kota Ternate Beri Apresiasi Khusus kepada Kepala BP2RD dan Jajaran

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:13 WIT

Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:52 WIT

Sambut Pilkades 2026, APDESI Halmahera Tengah: Bersama Ciptakan Pilkades Aman dan Sejuk

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:53 WIT

Gandeng UGM, Benteng Oranje Ternate Dirancang Jadi Pusat Kreatif Rempah

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:33 WIT

DLH Kota Ternate Maksimalkan Pengelolaan TPA Buku Deru-Deru Takome

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:11 WIT

Dorong PAD, BP2RD Ternate Perkuat Pengawasan Terhadap Objek Pajak Baru

Berita Terbaru