RAKYATMU.COM – Asna Hamid atau akrab disapa Mama Na sosok perempuan inovatif, tangguh, dan penuh dedikasi yang telah purna bakti (pensiun) dengan jabatan terakhir sebagai Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Ternate.
Malam Rabu, 27 Agustus 2024, suasana haru menyelimuti salah satu hotel di Kota Ternate. Sejumlah pejabat, kolega, sahabat, hingga keluarga berkumpul untuk melepas masa purna baktinya.
Bagi sebagian besar masyarakat dan tenaga kesehatan di Ternate, nama Mama Na bukan lagi sosok yang asing. Selama 37 tahun ia mengabdikan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), meniti karier dari pelosok Halmahera hingga memimpin bidang kesehatan di Kota Ternate.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lulus dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) pada 1986, Mama Na langsung ditempatkan di daerah terpencil, Loloda, Halmahera Barat. Di sana ia mengawali pengabdiannya sebagai perawat muda, melayani masyarakat dengan segala keterbatasan fasilitas.
Dua tahun kemudian, ia resmi diangkat menjadi CPNS di Pustu Kalumpang, Ternate, bagian dari Puskesmas Kota Praja. Semangat belajarnya tidak pernah surut. Pada 1993, ia menempuh pendidikan D1 Bidan dan setahun kemudian bertugas di Kecamatan Ibu, Halmahera Barat.
Sejak saat itu, pelayanan kesehatan ibu dan anak menjadi bidang yang paling dekat di hatinya. Tahun 1999, Mama Na kembali ke Ternate, bertugas di Puskesmas Siko. Sepuluh tahun kemudian, kariernya menanjak ke Dinas Kesehatan Kota Ternate.
Di tahun yang sama, sebuah pencapaian membanggakan lahir, yakni terpilih sebagai Bidan Teladan Nasional yang membuatnya menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Tidak berhenti di situ, ia melanjutkan pendidikan D3 Bidan di Poltekkes Ternate, serta meraih gelar SKM pada 2007. Seiring berjalannya waktu, dedikasinya terus membuahkan kepercayaan. Tahun 2012 ia diangkat menjadi Kepala Bidang Kesehatan Keluarga, lalu sejak 2017 dipercaya memimpin Bidang Kesmas hingga pensiun pada 1 Agustus 2025.
Selain jabatan formal, Mama Na dikenal aktif di berbagai organisasi. Ia memimpin Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Ternate selama dua periode sejak 2008, aktif di PKK sebagai Ketua Pokja IV, sampai dipercaya mengemban Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) sejak 2021.
Di bawah kepemimpinannya, Kota Ternate meraih Juara 1 lomba 8 Aksi Konvergensi Stunting Provinsi Maluku Utara 2024. Tidak hanya itu, program O’Mama Ternate yang ia gagas berhasil menembus Grand Finalis Top 2 SOYJOY Nutrition Award 2025.
Pengabdiannya yang panjang dihargai dengan Satya Lencana Karya Satya, sebuah penghargaan atas loyalitas ASN. Dari pangkat awal Pengatur Muda II/a, ia menutup karier di golongan Pembina Tingkat I IV/b.
“Selama berkiprah di Pemerintah Kota Ternate, Mama Na ialah sosok ASN yang terampil, powerfull, dan penuh totalitas. Harus menjadi contoh bagi semua tenaga kesehatan. Terima kasih untuk Mama Na, semoga pengabdian beliau menjadi amal ibadah,” ujar Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman saat melepas sang purna bakti.
Kini, Mama Na resmi menutup perjalanan sebagai ASN, namun semangat pengabdian dan ketulusan hatinya akan terus dikenang. Ia meninggalkan warisan berharga, dengan dedikasi tanpa pamrih untuk kesehatan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak.
Bagi banyak orang, Mama Na bukan sekadar pejabat kesehatan, melainkan sumber inspirasi, seorang perempuan yang membuktikan bahwa pengabdian tulus mampu mengubah wajah pelayanan kesehatan di Kota Ternate. (**)
Editor : Redaksi