Pala Unggulan Ternate Tercatat Sebagai Hak Kekayaan Intelektual  

- Wartawan

Jumat, 24 Februari 2023 - 21:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Varietas Pala Ternate I.  (Rakyatmu)

Varietas Pala Ternate I. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Setelah Branding Kota Rempah diakui Negara melalui Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Kini varietas pala Ternate I juga telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM melalui Dierjen Kekayaan Intelektual sebagai inventarisasi kekayaan intelektual komunal Potensi Indikasi Geografis (PIG) asal Kota Ternate.

Pengakuan itu disampaikan melalui Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal PIG yang ditandatangani Direktur Kerja Sama dan Pemberdayaan Kekayaan Intelektual Kemenkumham Sri Lastami.

Sertifikat HAKI diserahkan Wakil Gubernur M. Al Yasin Ali dan Kepala Kanwil Kemenkumham Malut M Adnan kepada Pemerintah Kota Ternate pada Jumat (24/2/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman menyatakan, sertifikat  pengakuan Pala sebagai milik Kota Ternate, merupakan upaya Pemerintah dalam menegaskan Ternate sebagai Kota Rempah.

“Kita memiliki branding Ternate Kota Rempah, tentu harus disertai dengan pengakuan Negara terhadap komoditi pala dan cengkih. Alhamdulillah hari ini kita menerima sebuah pengakuan melalui HAKI,” kata Wali Kota.

Wali Kota Ternate juga mengapresiasi dan bertema kasih kepada semua pihak terutama para petani, penangkar benih, dan Dinas Pertanian Kota Ternate sebagai motor penggerak, sehingga pala Ternate I diakui sebagai hak paten Kota Ternate.

BACA JUGA :  Tiga Perusahaan Tambang Keroyok Cemari Sungai Sagea, Hipma Halmahera Tengah Nilai Pj Bupati Ikut Terlibat

“Kepemilikan buah pala oleh Kota Ternate selaras dengan perlindungan Potensi Indikasi Geografis (PIG) berdasarkan UUD Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta,” ucap Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Thamrin Marsaoly menyampaikan, pengakuan tersebut tidak terlepas dari kerja keras berbagai pihak, terutama para penangkar benih. Dengan begitu, pengakuan pala varietas Ternate I tidak bisa diklaim pihak lain.

“Alhamdulillah, setelah proses pengajuan yang panjang dan tak mudah, pala Ternate I diakui juga sebagai kekayaan intelektual kita di sektor pertanian.”

“Jika sebelumnya cengkih kita sudah diakui, sekarang kita punya pala varietas unggul hasil budidaya sendiri yang diakui juga,” tuturnya.

Setelah ini, kata Thamrin, Distan akan kembali mengajukan amo (sukun) Moti dan mangga Dodol Moti untuk didapatkan pula pengakuan HAKI.

Thamrin menjelaskan, pala Ternate I adalah tanaman pohon pala yang dibudidayakan dengan pola tanam sambung. Ia memiliki produktivitas biji pala berkualitas, baik kandungan senyawa myristicin yang tinggi maupun ukuran biji yang lebih besar dibanding biji pala biasa.

Jika biji pala kering dari jenis pala biasa dalam satu kilogram membutuhkan sekitar 220 sampai 240 biji pala, maka biji pala kering Ternate I hanya butuh sekitar 150 sampai 180 biji.

BACA JUGA :  Format Desak Kejari Periksa Kadis PUPR Soal 7 Proyek Jalan Kabupaten Pulau Taliabu

Pala Ternate I yang dibudidayakan dengan pola tanam sambung ini juga lebih cepat berbuah bila dibandingkan dengan pala biasa yang umumnya ditanam dengan pola tanam biji.

Metode tanam sambung pun cukup sederhana, yakni tanaman pohon pala biasa yang disiapkan di polybag disambung dengan pucuk pohon yang diambil dari indukan pohon pala unggulan jenis Pala Ternate I.

“Pertumbuhannya lebih cepat, biasanya orang produksi pala biasa ini lima sampai enam tahun baru bisa berbuah, tapi ini, dua sampai tiga tahun sudah bisa berbuah,” ujar Thamrin.

Selain itu keunggulan lainnya, jika bibit pohon pala pada umumnya terbagi menjadi pohon pala betina dan jantan yang mana pohon pala betina saja yang dapat berbuah, maka jenis pohon pala Ternate I seluruhnya adalah pala betina.

“Pengembangan pala Ternate I juga menjadi bentuk dukungan kami terhadap city branding Ternate sebagai Kota Rempah,” terangnya. (Tim)

Berita Terkait

Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba
KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe
BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata
Permudahkan Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Terapkan Skema Door To Door
Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total
Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak
PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital
Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:31 WIT

Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:15 WIT

KATAM Bantah Kabar PT Smart Marsindo Masih Menambang di Pulau Gebe

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:17 WIT

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:15 WIT

Pemkot Ternate Perpanjang Status Tanggap Darurat, Pastikan Api TPA Padam Total

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:40 WIT

Optimalkan PAD, BP2RD Kota Ternate Sambangi Wajib Pajak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:26 WIT

PGRI Kota Ternate Dorong Transformasi Pembelajaran Hadapi Era Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Sekda Kota Ternate Apresiasi Tim Gabungan Padamkan Api di TPA Buku Deru-Deru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:10 WIT

Pemkot Ternate Melalui ASN Peduli Salurkan Bantuan ke Lansia Terdampak Karhutla

Berita Terbaru

Suasana Warga Membayar PBB di Pojok Pajak BP2RD Kota Ternate

Daerah

BP2RD Kota Ternate Buka Pojok Pajak di Kalumata

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:17 WIT