Sherly-Sarbin Diminta Pangkas Pimpinan OPD di Masa AGK

- Wartawan

Selasa, 4 Maret 2025 - 22:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh pemuda Kota Ternate, Abdurrahman Salam. Foto: Istimewa

Tokoh pemuda Kota Ternate, Abdurrahman Salam. Foto: Istimewa

Rakyatmu.com – Sherly Tjoanda – Sarbin Sehe resmi memimpin Maluku Utara (Malut). Dalam menjalankan roda pemerintahan, keduanya akan dibantu oleh seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Sebagai jabatan strategis, Sherly-Sarbin diminta selektif dalam menentukan sosok yang tepat.

“Terutama yang mampu menerjemahkan visi-misi pemerintahan Shrely-Sarbin ke depan,” ujar tokoh muda Kota Ternate, Abdurrahman Salam dalam keterangannya kepada Rakyatmu, Selasa (4/3/2025).

Abdurrahman menilai, birokrasi Pemprov Malut saat ini cenderung diisi oleh orang-orang lama. Beberapa di antaranya sempat terseret dalam kasus korupsi yang melibatkan mantan Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba (AGK). Jika dipertahankan, maka ini dapat mempengaruhi jalannya roda pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi pemerintahan baru yang dipimpin oleh ibu Sherly dan pak Sarbin harus menghadirkan wajah-wajah baru, yang jauh dari karakter korupsi, kolusi, dan nepotisme agar Maluku Utara bangkit benar-benar terwujud,” ujarnya.

BACA JUGA :  Wali Kota Ternate: Program Kerja Harus Sesuai RPJMD 2025-2029

Menurutnya, para pejabat yang sempat terseret dalam kasus AGK seharusnya punya rasa malu. Karena perbuatan korupsi, kolusi, dan nepotisme dapat merugikan masyarakat. Bahkan, arah pembangunan daerah menjadi tak menentu akibat perbuatan segelintir orang yang mementingkan urusan pribadi.

Abdurrahman menyebut, di tengah karut-marutnya birokrasi pemerintahan dengan pola perilaku menyimpang, dibutuhkan karakter pemimpin yang kuat dan berprinsip. Terutama dalam menentukan kabinet kerjanya. “Tidak boleh ikut gaya lama yang cenderung manipulatif dan korupsi,” tandasnya.

Abdurrahman menjelaskan, gaya lama yang terbangun selama ini adalah ketika seseorang diangkat sebagai kepala OPD, terutama di lingkup Pemprov Malut, lebih cenderung pada faktor kedekatan, lobi-lobi, bahkan mengarah pada suap. Praktik seperti ini harus dihindari.

BACA JUGA :  Enam Kelurahan di Kecamatan Pulau Hiri Terima KKS dan Buku Tabungan

“Masih ada orang-orang berintegritas yang bisa dipilih menjadi kepala OPD, tentu melalui tahapan seleksi sesuai kompotensi. Bila perlu gubernur tidak lagi memakai kepala-kepala OPD semasa kepemimpinan AGK. Karena rata-rata mereka telah diperiksa langsung oleh KPK,” ujarnya.

Bagi Abdurrahman, gubernur harus memilih bawahan yang seirama. Terutama dari sisi kompetensi, baik pejabat eselon III, IV, bahkan II. Meskipun mereka telah mengikuti uji kompetensi atau assessment. “Gubernur tinggal koordinasikan dengan KASN untuk bikin assessement,” katanya.

“Saya kira gubernur sudah tahu, bahwa negeri ini tidak maju karena pejabat hanya memikirkan diri sendiri serta kelompok kepentingannya. Prototipe pejabat kayak begini seperti sindikat yang sangat berbahaya bagi negeri Maluku Utara yang beradab ini,” imbuhnya.

Berita Terkait

Pengurus KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas Pasca Munas
Satpol PP Kota Ternate Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Kawasan Cagar Budaya
Capai PAD, Sekda Kota Ternate Beri Apresiasi Khusus kepada Kepala BP2RD dan Jajaran
Silaturahmi Badan Penghubung dengan Diaspora NTT, Florida Titipkan Generasi Muda ke Wali Kota Ternate
Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi
Sambut Pilkades 2026, APDESI Halmahera Tengah: Bersama Ciptakan Pilkades Aman dan Sejuk
Gandeng UGM, Benteng Oranje Ternate Dirancang Jadi Pusat Kreatif Rempah
DLH Kota Ternate Maksimalkan Pengelolaan TPA Buku Deru-Deru Takome

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:11 WIT

Pengurus KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas Pasca Munas

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:13 WIT

Satpol PP Kota Ternate Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Kawasan Cagar Budaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:22 WIT

Capai PAD, Sekda Kota Ternate Beri Apresiasi Khusus kepada Kepala BP2RD dan Jajaran

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:13 WIT

Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:52 WIT

Sambut Pilkades 2026, APDESI Halmahera Tengah: Bersama Ciptakan Pilkades Aman dan Sejuk

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:53 WIT

Gandeng UGM, Benteng Oranje Ternate Dirancang Jadi Pusat Kreatif Rempah

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:33 WIT

DLH Kota Ternate Maksimalkan Pengelolaan TPA Buku Deru-Deru Takome

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:11 WIT

Dorong PAD, BP2RD Ternate Perkuat Pengawasan Terhadap Objek Pajak Baru

Berita Terbaru