Viral! Seorang Pejabat di Kota Ternate Marahi Pedagang: Kalau Tidak Tinggal di Sini Bajual di Kampung

- Wartawan

Minggu, 28 Mei 2023 - 16:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perindag Kota Ternate, Muchlis S Djumadil Saat Memarahi Pedagang (Rakyatmu)

Kepala Dinas Perindag Kota Ternate, Muchlis S Djumadil Saat Memarahi Pedagang (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Video berdurasi 00.15 detik yang beredar luas di grup WhatsApp memperlihatkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Maluku Utara, Muchlis S Djumadil berteriak-teriak di tengah keramaian.

Kejadian tersebut, tepatnya di belakang Pasar Barito Bahari Berkesan Kota Ternate, yang dimanfaatkan pedagang untuk menjual hasil kebun mereka dengan beralaskan karung bekas dan meja apa adanya.

Dalam video itu, Muchlis menggunakan celana panjang berwarna hitam dan baju biru pucat, sedang memarahi para pedagang yang berjualan sambil mengangkat tangan kanannya menunjuk segala arah.

“Pegangan disini wajib tinggal disini, kalau tara (tidak) punya KTP disini (Ternate) tapi KTP Tobelo (Halmahera Utara) tapi dia tinggal disini. Kalo tara tinggal disini tapi cuman datang pigi datang pigi bajual di kampung di daerah masing-masing. Tong (kami) p pasar ni cuma di sini kabawah, kapasitas,” teriaknya.

Sementara belum diketahui pasti rekaman video itu dilakukan sejak kapan tetapi mendapat tanggapan penghuni grup WhatsApp.

“Ini akibat pedagang tidak didata dengan  baik, akhirnya banyak pedagang liar dan diliarkan,” tulis salah satu warga.

BACA JUGA :  Polisi Siapkan 845 Personel Kawal TPS, Terbanyak di Halmahera Selatan 

“Makanya PKL didata dengan baik kalau tidak ada dalam data jangan biarkan mereka berjualan, nanti dorang so (mereka sudah) berjualan berbulan-bulan baru diusir, ini sama dengan mau tebang pohon, kalau pohon itu baru tumbuh terus langsung ditebang pasti tidak ada resiko tapi kalau pohon itu sudah tinggi besar baru mau ditebang pasti akan ada resiko, akan menimpa rumah orang, kabel listrik dan resiko lainnya. Ini akibat kadis pakai teori tiba saat tiba akal,” tulis warga lainnya. (**)

Penulis : Haerudin

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif
Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas
Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP
Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate
HPS di Kota Ternate: Momen Perkuat Ekonomi Berbasis Rempah dan Pangan Lokal
Dari Diskusi ke Kesepakatan, Pemkot Ternate Tata Street Coffee Benteng Oranje
Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba
BP2RD Kota Ternate Optimis PBB Capai 100 Persen

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:18 WIT

Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:23 WIT

Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:41 WIT

Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:29 WIT

HPS di Kota Ternate: Momen Perkuat Ekonomi Berbasis Rempah dan Pangan Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:50 WIT

Dari Diskusi ke Kesepakatan, Pemkot Ternate Tata Street Coffee Benteng Oranje

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:31 WIT

Sekda Kota Ternate Resmikan Gedung Sekretariat dan Studio Radio Gemusba

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:01 WIT

BP2RD Kota Ternate Optimis PBB Capai 100 Persen

Berita Terbaru