Keseimbangan Pembangunan Berwawasan Lingkungan Kota Ternate dalam Peringati HUT Arsipala

- Wartawan

Rabu, 18 Oktober 2023 - 07:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Diskusi Publik yang Diinisiasi Arsipala Universitas Khairun Ternate. (Rakyatmu)

Suasana Diskusi Publik yang Diinisiasi Arsipala Universitas Khairun Ternate. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Arsitektur Pencinta Alam (Arsipala) Fakultas Teknik Universitas Khairun Ternate, Maluku Utara menggelar diskusi publik bertajuk “Orientasi Pecinta Alam dalam Menjaga Keseimbangan Pembangunan Berwawasan Lingkungan di Kota Ternate” yang bertempat di Upsala Coffee and Roastery pada Selasa (17/10/2023).

Diskusi dimulai pukul 16.00 WIT, hal tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Arsipala ke-VIII. Mereka juga mengundang pihak Dinas lingkungan Hidup (DLH) dan dewan Arsipala sebagai narasumber.

Dewan Arsipala, Mudatsir Saragi mengatakan, standar regulasi pembangunan di Kota Ternate ialah 70 persen ruang terbuka hijau (RTH) dan 30 persen digunakan sebagai pembangunan pemukiman dan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan, peningkatan populasi manusia di Kota Ternate juga memicu pembangunan yang tidak teratur secara regulasi sehingga berdampak besar terhadap lingkungan.

BACA JUGA :  Paham Penyusunan Dokumen RPJPD 2025-2045, Bappenas Apresiasi Wali Kota Ternate

“Tahun 2023 kita lihat bersama pembangunan sudah tidak seimbang. Hal ini juga kurangnya peran komunitas pecinta alam, artinya kurangnya pengetahuan tentang lingkungan sehingga tidak ada pergerakan peduli lingkungan yang dilakukan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tidak eksisnya komunitas pecinta alam menanggapi persoalan kerusakan lingkungan juga menjadi tanda tanya besar, misalnya tercemarnya sungai Sagea di Halmahera Tengah belum ini menjadi ukuran bahwa pihaknya tidak peka dengan masalah yang terjadi.

“Sudah saatnya komunitas pencinta alam bergerak untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan pembangunan. Kita harus peka, dampak lingkungan itu sangat besar terhadap manusia, karena ketergantungan manusia terhadap alam tidak bisa diingkari,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kemenkum Malut Gelar Pembinaan Posbankum di Tidore, 89 Desa – Kelurahan Sudah Terbentuk

Sementara, Kabid PPKL DLH Kota Ternate, M. Syarif Tjan dalam pemaparannya menyampaikan, apabila semua komunitas bergerak untuk menjaga lingkungan, maka alam ini dipastikan berkelanjutan.

Syarif menyadari, pembangunan Kota Ternate dari sisi daya dukung dan tampung sudah berkurang, karena ruang terbangun dan tidak terbangun tidak seimbang lagi.

“Jadi teman-teman Arsipala bisa mengisi ruang yang kosong. Di dalam Arsipala ada ruang yang berbicara apapun menyangkut dengan lingkungan,” jelasnya.

Syarif mewakili pemerintah mengapresiasi penanaman pohon mangrove di Danau Tolire Kecil oleh Arsipala. Ia juga berpesan, Arsipala hanya butuh konsistensi, karena soal komitmen sudah clear (selesai). (**)

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

P3K Paru Waktu di Pulau Taliabu Belum Ada Kepastian Perpanjang Kontrak
Pilkades Serentak di Pulau Taliabu Terancam Gagal
Pemkot Gandeng Pemkab Blitar Jaga Harga dan Ketersediaan Telur di Kota Ternate
Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah
Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan
Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa
Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:05 WIT

P3K Paru Waktu di Pulau Taliabu Belum Ada Kepastian Perpanjang Kontrak

Jumat, 4 September 2026 - 13:56 WIT

Pilkades Serentak di Pulau Taliabu Terancam Gagal

Kamis, 3 September 2026 - 13:57 WIT

Pemkot Gandeng Pemkab Blitar Jaga Harga dan Ketersediaan Telur di Kota Ternate

Rabu, 2 September 2026 - 16:32 WIT

Tuduhan OTK Bakar Tumpukan Ban Bekas, Muhlis: Tetap PT IWIP Bersalah

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIT

Pemkot Ternate dan Probolinggo Kolaborasi Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIT

Hati-hati Asap Pembakaran Limbah Ban Beracun, PT IWIP Bersyukur Tak Ada Korban Jiwa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:02 WIT

Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Pulau Taliabu, Karnudin La Kudu. (RakyatMu)

Daerah

Pilkades Serentak di Pulau Taliabu Terancam Gagal

Jumat, 4 Sep 2026 - 13:56 WIT