Halmahera Selatan Berada di Urutan Pertama Soal Urban Farming, 4 Daerah Masih Nihil

- Wartawan

Selasa, 5 Desember 2023 - 07:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanaman Bulanan yang Menggunakan Metode Urban Farming. (Rakyatmu)

Tanaman Bulanan yang Menggunakan Metode Urban Farming. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara mencatat bahwa Kabupaten Halmahera Selatan mendominasi Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) urban farming dengan persentase 40 persen tahun 2023, kemudian disusul Kota Ternate dan Kota Tidore.

Keterbatasan lahan pertanian membuat sebagian masyarakat perkotaan melakukan urban farming dengan cara menanam tanaman bulanan menggunakan pot atau polybag yang letakan di pekarangan rumah maupun memanfaatkan penyediaan lahan sekitar.

Kepala BPS Maluku Utara Aidil Adha menjelaskan, dalam laporan tentang sensus pertanian tahap I tahun 2023 menyebut urban farming atau pertanian urban hanya dilakukan di tiga kabupaten/kota dengan memanfaatkan lahan seadanya.

“Ketergantungan wilayah perkotaan terhadap hasil pertanian dari wilayah perdesaan dan terbatasnya lahan pertanian di wilayah perkotaan menuntut masyarakat wilayah perkotaan melakukan inovasi menyediakan produk pertanian,” katanya pada Selasa (5/12/2023).

Aidil menyebut masyarakat perkotaan menyediakan produk pertanian sendiri pada lahan terbatas dengan cara sebagian besar media tanam menggunakan pot atau polybag, sehingga mudah dipindahkan pada lahan sempit, baik di dalam ruangan atau di atap rumah.

“Budidaya penyediaan prodak pertanian dilakukan dengan sistem hidroponik dengan menggunakan air atau unsur hara, akuaponik, vertikultur dengan memanfaatkan ruang vertikal sebagai tempat bercocok tanam baik dalam bentuk digantung maupun rambat atau terpasang di dinding serta media terpal,” jelasnya.

BACA JUGA :  Hasil Survei AAN Sebut Aliong-Sahril Unggul di Pilgub Maluku Utara

Menurut Aidil jumlah RTUP urban farming di Provinsi Maluku Utara sebanyak 40 rumah tangga dan Kabupaten Halmahera Selatan sebanyak 16 rumah tangga atau sekitar 40,00 persen. Sementara Kota Ternate 10 rumah tangga persentase 25,00 persen, kemudian Kota Tidore 5 rumah tangga sehingga berada di 12,5 persen.

“Sedangkan daerah yang berada dibawahnya adalah Kabupaten Halmahera Barat sebanyak 4, Kabupaten Halmahera Utara sebanyak 3 dan Pulau Morotai banyak 2. Daerah yang nihil yakni Kabupaten Kepulauan Sula, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Halmahera Tengah dan Pulau Taliabu,” ungkapnya. (**)

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif
BP2RD Ternate Teken PKS dengan Kantah ATR/BPN
Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas
Jemput Bola Sukses, PBB Ternate Tembus Rekor 10 Tahun Terakhir
Target Rp8 M Terlewati, Penerimaan PBB Kota Ternate Tembus Rp8,78 Miliar
DPRD Puji Kinerja BP2RD Kota Ternate
Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP
Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:18 WIT

Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:25 WIT

Jemput Bola Sukses, PBB Ternate Tembus Rekor 10 Tahun Terakhir

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIT

Target Rp8 M Terlewati, Penerimaan PBB Kota Ternate Tembus Rp8,78 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:05 WIT

DPRD Puji Kinerja BP2RD Kota Ternate

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:23 WIT

Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:41 WIT

Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:15 WIT

Kantah Kota Ternate Kunjungi BP2RD Bahas Dukungan Inovasi Layanan Perintis 10 Hari

Berita Terbaru