Kelapa Masih Jadi Komoditas Andalan Masyarakat Maluku Utara, Pisang Raja Minim Peminat

- Wartawan

Selasa, 5 Desember 2023 - 19:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grafik Empat Subsektor Komoditas Usaha Pertanian Perorangan Provinsi Maluku Utara. (Desain Rakyatmu)

Grafik Empat Subsektor Komoditas Usaha Pertanian Perorangan Provinsi Maluku Utara. (Desain Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Empat subsektor komoditas Usaha Pertanian Perorangan (UTP) Provinsi Maluku Utara, dari sektor perkebunan, kepala masih berada di peringkat satu dengan nilai persentase 62,52 persen berdasarkan jumlah 96.148 unit pada tahun 2023.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara Aidil Adha mengatakan, UTP sepuluh komoditas baik dari pangan, peternakan, perkebunan dan hortikultura melonjak dengan persentase sesuai jumlah unit masing–masing.

“Sepuluh komoditas terbanyak yang diusahakan oleh UTP di Provinsi Maluku Utara secara berurutan adalah kelapa, pala, cengkeh, ubi kayu, ayam kampung biasa, ubi jalar, sapi potong, pisang kepok, cabai rawit dan pisang raja,” katanya pada Selasa (15/12/2023).

Sementara, kata Aidil, UTP dari empat subsektor, kepala 96.148 unit, pala 81.020 unit, cengkeh 43.189 unit. Kemudian komoditas pangan yakni ubi kayu 25.935 unit, ubi jalar 11.133 unit disusul peternakan dari ayam kampung 15.793 unit, sapi potong 10.544 unit dan pertanian berupa cabai rawit 7.778 unit serta pisang kepok 8.576 unit.

BACA JUGA :  Dukung Penuh Pertandingan Grand Final EPA Liga 1, Pemkot Tidore Gelar Kerja Bakti di Stadion Marimoi

“Persentasenya, kelapa 62,52 persen, pala 52,68 persen, cengkeh 28,08 persen, ubi kayu 16,86 persen, ayam kampung 10,27 persen, ubi jalar 7,24 persen, sapi potong 6,86 persen, pisang kepok 5,58 persen, cabai rawit 5,06 persen,” jelasnya.

“Terakhir, pisang raja menjadi komoditas yang diusahakan oleh 6.788 UTP atau sebesar 4,41 persen dari keseluruhan UTP di Provinsi Maluku Utara tahun 2023,” sambungnya. (**)

Penulis : Haerudin Muhammad

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif
BP2RD Ternate Teken PKS dengan Kantah ATR/BPN
Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas
Jemput Bola Sukses, PBB Ternate Tembus Rekor 10 Tahun Terakhir
Target Rp8 M Terlewati, Penerimaan PBB Kota Ternate Tembus Rp8,78 Miliar
DPRD Puji Kinerja BP2RD Kota Ternate
Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP
Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Full Senyum, Aparat Desa Lohobubba Taliabu Terima Tunjangan dan Insentif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:18 WIT

Sekda Kota Ternate Paparkan Draf Rencana Induk Aspiring Geopark di Bappenas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:25 WIT

Jemput Bola Sukses, PBB Ternate Tembus Rekor 10 Tahun Terakhir

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIT

Target Rp8 M Terlewati, Penerimaan PBB Kota Ternate Tembus Rp8,78 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:05 WIT

DPRD Puji Kinerja BP2RD Kota Ternate

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:23 WIT

Tingkatkan Kualitas Pelaporan Kinerja, Pemda Taliabu Gelar Bimtek LKj-IP

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:41 WIT

Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Ternate

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:13 WIT

29 Oktober 2026, BP2RD dan BPN Ternate Teken PKS

Berita Terbaru