Polisi Tindak Lanjuti Laporan Kasus Pemukulan Mantan Bupati Kepulauan Sula

- Wartawan

Selasa, 26 Maret 2024 - 17:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes. (Fanpage Hendrata)

Mantan Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes. (Fanpage Hendrata)

RAKYATMU.COM – Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara tetap menindak lanjuti laporan dugaan kasus pemukulan yang dilakukan oleh mantan Bupati Hendrata Thes kepada Warga Desa Fat Iba, Husni Usia.

“Kami akan tindak lanjuti setiap laporan yang masuk termasuk dugaan kasus pemukulan yang dilakukan oleh Bapak Hendrata Thes terhadap Bapak Husni,” kata Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat M. Hartanto pada Selasa (26/3/2024).

Kapolres menyebutkan, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap terlapor untuk dimintai keterangan dalam rangka mengumpulkan bukti demi kelangsungan proses selanjutnya.

“Tahap awal kami akan meminta keterangan dalam rangka mengumpulkan bukti untuk proses selanjutnya,” ucap Kodrat.

Sekedar diketahui, hal ini bermula saat Husni meminta harga tanah yang diambil di lokasinya oleh Hendrata Thes untuk kepentingan proyek, Satu Dump Truk Rp 10.000 (Sepuluh Ribu).

Permintaan Husni tersebut sesuai hasil rapat warga dengan Hendrata Thes sebagai kontraktor pada Bulan Januari Tahun 2024 lalu, terkait pembayaran lahan operasional pekerjaan di Kantor Desa. Dalam rapat Hendrata berjanji, akan membayar dan menyelesaikan permasalahan lahan warga.

BACA JUGA :  Bawaslu Maluku Utara ‘Bingung’ Jelaskan Regulasi Terkait Sikap ASN Maju Pilkada 2024

Namun janji Hendrata tidak sesuai harapan, malah memukul Husni hingga berlumuran darah pada Senin (25/3/2024) bertempat di lokasi korban. Pemukulan ini karena korban meminta harga tanah Satu Dump Truk Rp 10 Ribu.

Baca Halaman Selanjutnya…

Penulis : Karman Samuda

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Komitmen Kapolri Berantas Mafia BBM, Polisi Didesak Tangkap Febby di Sula
Klarifikasi Dugaan Penyelundupan BBM Bersubsidi di SPBU Kompak Sula Benar-benar Kocak
Polisi Didesak Tangkap Febby Atas Dugaan Penyelundupan BBM dan Diskriminasi Warga Sula
Resahkan Warga, Rambo Dilaporkan ke Polsek Gane Barat Dugaan Pengancaman Istri dan Anak
Tertangkap Penyelundupan, Pemilik SPBU Kompak di Sula Kriminalisasi Warga Desa
SPBU Kompak di Kepulauan Sula Selundupkan BBM Subsidi 1,3 Ton
Proyek Normalisasi di Halmahera Timur Dipersoalkan, Hak Pemilik Lahan Belum Dibayar
Begini Cara PT NHM Kriminalisasi Mantan Pekerja Tuntut Pesangon

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIT

Komitmen Kapolri Berantas Mafia BBM, Polisi Didesak Tangkap Febby di Sula

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:19 WIT

Klarifikasi Dugaan Penyelundupan BBM Bersubsidi di SPBU Kompak Sula Benar-benar Kocak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:51 WIT

Polisi Didesak Tangkap Febby Atas Dugaan Penyelundupan BBM dan Diskriminasi Warga Sula

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:46 WIT

Resahkan Warga, Rambo Dilaporkan ke Polsek Gane Barat Dugaan Pengancaman Istri dan Anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:50 WIT

Tertangkap Penyelundupan, Pemilik SPBU Kompak di Sula Kriminalisasi Warga Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:05 WIT

SPBU Kompak di Kepulauan Sula Selundupkan BBM Subsidi 1,3 Ton

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:36 WIT

Proyek Normalisasi di Halmahera Timur Dipersoalkan, Hak Pemilik Lahan Belum Dibayar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:13 WIT

Begini Cara PT NHM Kriminalisasi Mantan Pekerja Tuntut Pesangon

Berita Terbaru