Capaian Infrastruktur Pertanian Lima Tahun Edi Langkara Pimpin Halmahera Tengah

- Wartawan

Minggu, 2 Juni 2024 - 01:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Bupati Halmahera Tengah, Edi Langkara. (Dok. Pribadi for Rakyatmu)

Calon Bupati Halmahera Tengah, Edi Langkara. (Dok. Pribadi for Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Edi Langara atau biasa dikenal dengan Elang merupakan seorang politisi Indonesia dari Partai Golongan Karya (Golkar). Elang semejak pimpin Kabupaten Halmahera Tengah pada Periode 2017-2022, bisa dibilang sukses. 

Selain di sektor Pendidikan dan Kesehatan, Elang bersama Abdurrahim Odeyani juga sukses meningkatkan infrastruktur pertanian selama satu periode memimpin Halmahera Tengah. Sebab, Elang-Rahim selalu komitmen dengan Misi “Halmahera Tengah Maju, Sejahtera Berlandaskan Falsafah Fagogoru”.

Meskipun begitu, Elang terasa belum cukup memperbaiki daerah dalam waktu lima tahun. Maka jika terpilih kembali di 27 November mendatang, misi tersebut dilanjutkan di Tahun 2024-2029 untuk melakukan transformasi besar di Halmahera Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sektor pertanian di masa Elang selalu mengembangkan potensi sumber daya alam dan menciptakan iklim investasi di seluruh program dan kebijakan strategis demi menguatkan perekonomian daerah.

Pengembangan pertanian selama satu periode, Pemerintah Daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 33.498.130.826, untuk optimalisasi lahan di tiga kawasan sentra produksi yang diprioritaskan pada tanaman padi dan hortikultura serta penyediaan infrastruktur pendukung pertanian. 

BACA JUGA :  Besok, Pemkot Ternate Sampaikan Ranwal RPJMD 2025-2029 ke DPRD  

Hal ini dilakukan agar penguatan perekonomian tetap pulih, karena tahun 2019, Indonesia dilanda virus corona. Bahkan Elang-Rahim juga menambahkan lahan di kawasan sentra produksi Wairoro seluas 217,75 Ha dengan total produksi padi mencapai 590,9 ton.

Tak sampai disitu, Elang selalu melakukan komunikasi intensif dengan Kementerian Pertanian RI, dan mendapatkan bantuan sentra produksi pertanian transmigrasi Waleh seluas 16,5 ha dengan total produksi/panen 52,5 ton. 

Sejak tahun 2018-2022, pemanfaatan KUR untuk bidang pertanian sebanyak 121 petani. Maka program optimasi lahan ini diharapkan terus berkelanjutan, sehingga produksi pertanian di Halmahera Tengah bisa memenuhi kebutuhan pangan.

Hasil pertanian di Halmahera Tengah juga sangat muda dipasarkan di Kabupaten dan Kota, Maluku Utara. Sebab Elang yang juga Wasekjen DPP Golkar itu melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat melalui Menteri Pertanian untuk memudahkan transportasi tol laut.

BACA JUGA :  Sidang Klasis ke-46 GPM, Pemda Pulau Taliabu Dorong Kesejahteraan Umat

Pertanian ini menjadi program berkelanjutan Elang menuju periode kedua dan masuk dalam program prioritas. Menurut Elang kepada Rakyatmu.com pada Minggu (2/6/2024) bahwa selama lima tahun pimpin Halmahera Tengah dirinya masih fokus pada infrastruktur yang sudah mencapai 90 persen.

“Lima tahun kami masih fokus infrastruktur dan sudah mencapai 90 persen, seperti seluruh jalan penghubung desa dan kecamatan telah terakses, maka kini giliran mendorong sektor riil pertanian dan perkebunan, perikanan dan kelautan, UMKM, serta sektor jasa dalam Kota Weda,” ujar Elang.

Dikatakan, sektor jasa menjadi primadona dan peningkatan kapasitas usaha bagi pelaku ekonomi Kota Weda, kemudian diberi akses pinjaman lunak (Kredit tanpa Bunga) bagi semua pelaku UMKM di seluruh desa yang ada di Kabupaten Halmahera Tengah. 

“Kedepan kita siapkan dana penyertaan modal usaha Rp 100 Miliar. Karena Dalam pandangan kami jika ekonomi tumbuh, pelaku ekonomi sehat, maka perlu ada intervensi pemerintah daerah,” katanya mengakhiri. (**)

Berita Terkait

Polres Ternate dan Dishub Bahas Parkir Tepi Jalan Depan Pasar Higienis
Dinas Perhubungan Kota Ternate Bakal Tertibkan Lokasi Parkir di Pasar Higienis
RSUD Kota Tidore Berhasil Operasi Bibir Sumbing Bayi Usia 3,5 Bulan
Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918
Jaga Identitas Kota Tidore, Balai Bahasa Gelar Bimtek Bahasa Daerah
Pimpin Apel Pagi di Satpol-PP Kota Ternate, Sekda Berikan Pemahaman WFH 
Dekatkan Diri Kepada Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Gelar ‘Rabu Melayani’
Hasmiati H. Rizal Marsaoly Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua GOW Kota Ternate

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:40 WIT

Polres Ternate dan Dishub Bahas Parkir Tepi Jalan Depan Pasar Higienis

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIT

Dinas Perhubungan Kota Ternate Bakal Tertibkan Lokasi Parkir di Pasar Higienis

Minggu, 12 April 2026 - 18:13 WIT

RSUD Kota Tidore Berhasil Operasi Bibir Sumbing Bayi Usia 3,5 Bulan

Kamis, 9 April 2026 - 21:13 WIT

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Rabu, 8 April 2026 - 18:26 WIT

Jaga Identitas Kota Tidore, Balai Bahasa Gelar Bimtek Bahasa Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 13:49 WIT

Pimpin Apel Pagi di Satpol-PP Kota Ternate, Sekda Berikan Pemahaman WFH 

Rabu, 8 April 2026 - 12:06 WIT

Dekatkan Diri Kepada Wajib Pajak, BP2RD Kota Ternate Gelar ‘Rabu Melayani’

Selasa, 7 April 2026 - 18:29 WIT

Hasmiati H. Rizal Marsaoly Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua GOW Kota Ternate

Berita Terbaru

Ritual Lufu Kie, atau keliling pulau menggunakan armada juanga dalam rangkaian Hari Jadi Tidore ke 918. (Istimewa)

Daerah

Ritual Lufu Kie Meriahkan Hari Jadi Tidore ke-918

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:13 WIT