Akademisi: Politik Identitas Hadir Karena Kegagalan Negara

- Wartawan

Sabtu, 18 Februari 2023 - 21:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen Sosioligi Universitas Muhamamadiyah Maluku Utara, Yahya Alhaddad. (FB Yahya Alhaddad)

Dosen Sosioligi Universitas Muhamamadiyah Maluku Utara, Yahya Alhaddad. (FB Yahya Alhaddad)

RAKYATMU.COM – Kemunculan Politik identitas disebabkan kegagalan Negara menjawab kesejahteran masyarakat. Politik identitas juga bukan sesuatu yang buruk selagi masih berada dijalan yang benar.

Sebagaimana disampaikan Dosen Sosioligi Universitas Muhamamadiyah Maluku Utara, Yahya Alhaddad pada diskusi dengan tema “Politik Identitas dan Kerawanan Pemilu” baru-baru ini.

Menurut dia, politik identitas jika di framing ke diri itu, semuanya pasti mati, dalam artian bahwa mati yang kemudian dibangkitkan menjadi satu identitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Misalnya, Sultan Babullah itu satu identitas kematian yang dibangkitkan ulang sebagai orang Ternate, itu yang kemudian dinamakan politik identitas,” katanya.

Dia bilang, Politik identitas sangat ideologis karena dimainkan oleh kelompok-kelompok minoritas. Sebab, kelompok ini yang sering dianggap dizalimi oleh kelompok mayoritas.

BACA JUGA :  7 Nilai Dasar kebudayaan Kesultanan Ternate Bakal Diterapkan di Lingkungan Sekolah

“Mendorong isu-isu politik identitas sebagai khas diri untuk memperjuangkan satu kepentingan. Sebab politik identitas ada karena kegagalan kekuasan. Dimana tidak ada lagi kepercayaan terhadap Negara sehingga membangun dengan mode baru,” jelasnya.

Dia menuturkan, Indonesia sebenarnya sudah kegagalan fatal. Maraknya politik identitas karena Negara gagal untuk membangun masyarakatnya.

Kenapa politik identitas selalu diteriakan, lanjut dia, ada straf masyarakat dengan peyelenggara Pemilu. Sebenarnya, politik identitas punya gerakan yang baik untuk mencapai tujuan.

“Sebagian besar masyarakat sudah tidak lagi percaya dengan kekuasaan. Misalnya, ada orang yang membangun kelompok anti sampah untuk membersihkan Kota tanpa harus melibatkan kekuasaan. Ini yang dinamakan gerakan orang-orang kalah memprotes kekuasaan tanpa melibatkan kekuasaan,” paparnya.

BACA JUGA :  Habiskan Rp 4 Miliar, Fasilitas Pendukung Swering Mangon Kepulauan Sula Tak Bisa Digunakan

Selain itu, dia menjelaskan, orang yang bertarung itu memiliki visi-misi dan narasi serta gagasan untuk melahirkan politik identitas.

Hanya saja, narasi resistance (perlawanan) kelompok terpenggirkan diakibat kegagalan narasi arus utama mengakomodir kepentingan minoritas secara politik.

“Politik identitas menghadirkan wahana mediasi penyaluran aspirasi bagi yang tertintas,” ungkapnya.

Identitas dan kuasa, menurut dia, disebabkan pertentangan kelompok antara minoritas dan mayoritas. Baik itu suku, agama, ras dan lainnya. hampir rata-rata yang memainkan politik identitas tersebut dimodali tanpa lahir dengan gagasan atau nilai positif.

“Setiap momentum Pilkada ada isu pribumi dan non-pribumi. Politik identiats kalau lahir dengan gagasan dan nilai maka pastinya tidak akan mungkin sevulgar yang dilakukan,” terangnya. (Ata)

Berita Terkait

Pemkot Ternate Resmi Luncurkan Logo Rakernas XII JKPI 2026, Usung Semangat ‘Ternate Episentrum Rempah Dunia’
HUT Bhayangkara ke-80 di Pulau Taliabu, Kapolres Tekankan Kualitas SDM
Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Ternate Bebaskan Denda PBB Selama Tiga Bulan
BP2RD dan BPRS Bahari Berkesan Ternate Percepatan Digitalisasi: Bayar Pajak dan Retribusi Tanpa Harus Tunai
Pemda Taliabu Ajak Warga Seho dan Kano Dukung Program TFCCA Semank Maluku Utara
Pemkot Ternate Akan Siapkan Pembayaran Pajak dan Retribusi Secara Digital
RM di PUPR Kota Ternate, Sekda Tekankan Bangun Budaya Disiplin untuk Masyarakat
Diskop UKM Kota Ternate Perkuat Pembinaan Melalui Program ‘Kamis Menyapa Koperasi’

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:52 WIT

Pemkot Ternate Resmi Luncurkan Logo Rakernas XII JKPI 2026, Usung Semangat ‘Ternate Episentrum Rempah Dunia’

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:34 WIT

HUT Bhayangkara ke-80 di Pulau Taliabu, Kapolres Tekankan Kualitas SDM

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:54 WIT

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Ternate Bebaskan Denda PBB Selama Tiga Bulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:22 WIT

Pemda Taliabu Ajak Warga Seho dan Kano Dukung Program TFCCA Semank Maluku Utara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:05 WIT

Pemkot Ternate Akan Siapkan Pembayaran Pajak dan Retribusi Secara Digital

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:28 WIT

RM di PUPR Kota Ternate, Sekda Tekankan Bangun Budaya Disiplin untuk Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIT

Diskop UKM Kota Ternate Perkuat Pembinaan Melalui Program ‘Kamis Menyapa Koperasi’

Senin, 15 Juni 2026 - 13:33 WIT

Diskop UKM Kota Ternate Perkuat KKMP dan Program Prioritas Wali Kota

Berita Terbaru