Cek Kesehatan Gratis Program Quick Win TBC, Target 50 Persen di Kota Ternate

- Wartawan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 08:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Fathiyah Suma. (Dinkes/Rakyatmu)

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Fathiyah Suma. (Dinkes/Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Dinas Kesehatan Kota Ternate terus mengakselerasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) dalam upaya mendukung target nasional eliminasi Tuberkulosis (TBC) hingga tahun 2030 melalui program hasil terbaik cepat (quick win) untuk identifikasi dini, peningkatan notifikasi kasus, serta pengobatan menyeluruh. Langkah ini bertujuan untuk menargetkan 50 persen angka kasus TBC di wilayah Kota Ternate dalam lima tahun ke depan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Fathiyah Suma mengatakan, pihaknya optimis target ini bisa tercapai dengan sinergi dan kolaborasi lintas sektor, mulai dari fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) swasta, organisasi profesi, hingga stakeholder terkait lainnya

BACA JUGA :  7 Peserta dari Kepsul Ikut Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional di Jakarta

“Strategi quick win ini kami galakkan agar penanganan TBC lebih efektif dan terukur. Kami percaya, dengan kerja sama berbagai pihak, eliminasi TBC bukan hal yang mustahil,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah memperkuat upaya penemuan kasus secara dini di puskesmas melalui program cek kesehatan gratis. Setiap masyarakat yang datang ke puskesmas akan menjalani skrining TBC sebagai bagian dari upaya deteksi aktif.

“Dengan skrining TBC di layanan primer, kami berharap dapat memutus mata rantai penularan sedini mungkin,” tambahnya.

BACA JUGA :  Kota Ternate Bakal Jadi Pusat Bagi Daerah Penghasil Rempah

Menurutnya, saat ini, sebaran kasus TBC di Kota Ternate terdata di enam kecamatan, yakni Kecamatan Ternate Selatan, Ternate Utara, Ternate Barat, Ternate Tengah, Pulau Ternate, Pulau Moti, dan Pulau Hiri. Kecamatan Ternate Selatan mencatat jumlah kasus terbanyak, dengan 79 kasus baru pada tahun ini.

Fathiyah menegaskan, akan terus memperkuat edukasi kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas petugas kesehatan, dan memperluas cakupan pengobatan bagi pasien TBC, agar upaya pengendalian penyakit ini bisa berjalan optimal menuju eliminasi di tahun 2030. (**)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemkot Ternate Resmi Luncurkan Logo Rakernas XII JKPI 2026, Usung Semangat ‘Ternate Episentrum Rempah Dunia’
HUT Bhayangkara ke-80 di Pulau Taliabu, Kapolres Tekankan Kualitas SDM
Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Ternate Bebaskan Denda PBB Selama Tiga Bulan
BP2RD dan BPRS Bahari Berkesan Ternate Percepatan Digitalisasi: Bayar Pajak dan Retribusi Tanpa Harus Tunai
Pemda Taliabu Ajak Warga Seho dan Kano Dukung Program TFCCA Semank Maluku Utara
Pemkot Ternate Akan Siapkan Pembayaran Pajak dan Retribusi Secara Digital
RM di PUPR Kota Ternate, Sekda Tekankan Bangun Budaya Disiplin untuk Masyarakat
Diskop UKM Kota Ternate Perkuat Pembinaan Melalui Program ‘Kamis Menyapa Koperasi’

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:52 WIT

Pemkot Ternate Resmi Luncurkan Logo Rakernas XII JKPI 2026, Usung Semangat ‘Ternate Episentrum Rempah Dunia’

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:34 WIT

HUT Bhayangkara ke-80 di Pulau Taliabu, Kapolres Tekankan Kualitas SDM

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:54 WIT

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Ternate Bebaskan Denda PBB Selama Tiga Bulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:22 WIT

Pemda Taliabu Ajak Warga Seho dan Kano Dukung Program TFCCA Semank Maluku Utara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:05 WIT

Pemkot Ternate Akan Siapkan Pembayaran Pajak dan Retribusi Secara Digital

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:28 WIT

RM di PUPR Kota Ternate, Sekda Tekankan Bangun Budaya Disiplin untuk Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIT

Diskop UKM Kota Ternate Perkuat Pembinaan Melalui Program ‘Kamis Menyapa Koperasi’

Senin, 15 Juni 2026 - 13:33 WIT

Diskop UKM Kota Ternate Perkuat KKMP dan Program Prioritas Wali Kota

Berita Terbaru