Aneh, Proyek Ruas Jalan Desa Kou – Kawata Rp 19,4 Miliar Belum Dikerjakan

- Wartawan

Minggu, 3 September 2023 - 18:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, M. Natsir Sangadji saat Tinjau ke Lokasi Pembangunan Ruas Jalan Kou - Kawata. (Rakyatmu)

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, M. Natsir Sangadji saat Tinjau ke Lokasi Pembangunan Ruas Jalan Kou - Kawata. (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Proyek pembangunan ruas jalan Desa Kou – Kawata, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, yang memakan anggaran sebesar Rp 19,4 Miliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2023 hingga kini belum dikerjakan oleh pemenang tender PT. Rain Khairan Pratama. Padahal sudah memasuki triwulan ke III.

Bahkan PT. Rain Khairan Pratama sudah melakukan pencairan 20 persen. Namun belum juga terlihat alat berat dan para pekerja melakukan aktivitas pekerjaan pembangunan jalan tersebut.

Hal ini diketahui oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, M. Natsir Sangadji saat melakukan reses di Daerah Pemilihannya (Dapil IV) sekaligus meninjau pembangunan tersebut pada Minggu (3/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Natsir mengatakan, ruas jalan yang berada di penghubung dua Kecamatan yakni, Kecamatan Mangoli Timur dan Kecamatan Mangoli Utara Timur itu masuk Dapil-nya.

BACA JUGA :  Ribuan Ikan Mati, Lurah Sasa Akui Limbah Pabrik Tahu Dibuang ke Laut 

Ia menyebutkan, pekerjaan tersebut bersumber dari DAK Tahun 2023 sebesar Rp 19,4 Miliar.

“Perusahaan pemenangnya PT. Rain Khairan Pratama yang sudah melakukan pencarian 20 persen. Namun, hingga kini belum ada yang dikerjakan,” ungkapnya.

Sebab, pernyataan yang disampaikan ini sesuai hasil tinjau ke lokasi proyek. Bahkan ia tidak melihat satupun alat berat maupun aktivitas pekerjaan.

Olehnya itu, Natsir mendesak kepada Direktur PT. Rain Khairan Pratama segera mengevaluasi para pekerja atau karyawan yang dipercayakan mengerjakan proyek jalan Kou-Kawata.

Karena menurut dia, hal ini sangat merugikan daerah dan memperlambat pembangunan di Pulau Mangoli, Kepulauan Sula.

BACA JUGA :  2 Peserta Selter JPT Dua OPD Pemkot Ternate Dinyatakan TMS

“Kadis PUPR, Kaban Keuangan tidak boleh main-main. Bilamana mau mencairkan suatu anggaran harus memastikan lebih dulu pekerjaan itu akan dikerjakan dengan baik atau tidak,” ucapnya.

Lebih lanjut, menurut dia, hal itu sangat berdampak negatif dan mempengaruhi akses pendapatan ekonomi masyarakat di Pulau Mangoli, atau daerah mengalami kerugian yang cukup luar biasa.

“Pemerintah telah berupaya untuk mengalokasikan anggaran demi pembangunan di Pulau Mangoli tapi nyatanya pekerjaan tak jalan sesuai harapan,” jelas Natsir.

Untuk itu, dia meminta kepada seluruh pihak terutama Dinas PUPR agar sama-sama mengawal pekerjaan ruas jalan karena menghitung waktu normalnya sudah tersisah tiga bulan.

“Jika tidak maka, kita sama-sama menyampaikan laporan ini ke pihak penegak hukum,” tandasnya. (**)

Penulis : Karman Samuda

Editor : Diman Umanailo

Berita Terkait

Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi
Sambut Pilkades 2026, APDESI Halmahera Tengah: Bersama Ciptakan Pilkades Aman dan Sejuk
Gandeng UGM, Benteng Oranje Ternate Dirancang Jadi Pusat Kreatif Rempah
Dorong PAD, BP2RD Ternate Perkuat Pengawasan Terhadap Objek Pajak Baru
BP2RD dan BPKAD Kota Ternate Bersinergi Wujudkan Satu Data Keuangan Daerah
Tingkatkan PAD melalui Kerja Sama Pemkot Ternate dan KPP Pratama
Puluhan Pejabat Kota Ternate Dilantik, M. Ismir Jadi Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM
Masyarakat Bangun Jembatan Secara Swadaya, Pemda Taliabu Dinilai Abai

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:13 WIT

Mengelola Limpasan di Tengah Hujan Tropis, Tantangan Tambang Nikel di Pulau Obi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:52 WIT

Sambut Pilkades 2026, APDESI Halmahera Tengah: Bersama Ciptakan Pilkades Aman dan Sejuk

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:53 WIT

Gandeng UGM, Benteng Oranje Ternate Dirancang Jadi Pusat Kreatif Rempah

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:11 WIT

Dorong PAD, BP2RD Ternate Perkuat Pengawasan Terhadap Objek Pajak Baru

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:05 WIT

BP2RD dan BPKAD Kota Ternate Bersinergi Wujudkan Satu Data Keuangan Daerah

Rabu, 29 April 2026 - 17:22 WIT

Tingkatkan PAD melalui Kerja Sama Pemkot Ternate dan KPP Pratama

Selasa, 28 April 2026 - 18:02 WIT

Puluhan Pejabat Kota Ternate Dilantik, M. Ismir Jadi Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM

Rabu, 22 April 2026 - 11:48 WIT

Masyarakat Bangun Jembatan Secara Swadaya, Pemda Taliabu Dinilai Abai

Berita Terbaru