Belum Ada Kepastian Bayar TPP Nakes RSUD Chasan Boesoirie Ternate

- Wartawan

Minggu, 22 Januari 2023 - 17:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Provinsi Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir (Rakyatmu)

Sekretaris Provinsi Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir (Rakyatmu)

RAKYATMU.COM – Pemerintah Provinsi Maluku Utara belum ada kepastian membayar tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Chasan Boesoirie Ternate selama 15 Bulan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Samsuddin Abdul Kadir mengatkan, penunggakan TPP ini lantaran terjadi kesalahan dalam sistem nilai belanja yang dikelola melalui Badan Layanan Umum Daerah (Blud).

Kemudian lanjut dia, permasalahan tersebut menyebabkan terjadinya kekurangan belanja yang telah dibuat dalam perencanaan bisnis.

“Permasalahannya ketika ternyata dianggarkan itu lebih besar dari pendapatan maka pasti ada yang tidak bisa terbayarkan,” tuturnya pada Sabtu (21/1/2023).

Meski begitu kata dia, sementara ini pihak rumah sakit masih berupaya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk menyelesaikan tunggakan TPP Nakes.

“Pemerintah Daerah bisa mengambil alih. Tetapi sebelum melakukan take over terlebih dahulu melakukan audit oleh Inspektorat,” ucapnya.

BACA JUGA :  Soal Penonaktifan 11 Kepala Desa di Morotai, Ramli: Akan Dikembalikan Jabatannya

Sebab pembayaran TPP itu, solusinya melakukan pinjaman di Bank. Namun, pihaknya masih menunggu hasil Investigasi dari Inspektorat Maluku Utara.

“Jika terdapat ada orang-orang yang harus bertanggungjawab atas situasi yang kini terjadi. Maka, mereka akan dikenakan sanksi,” ungkapnya.

“Kita mencari tahu siapa penyebabnya. Ada hal-hal yang perlu dikaji dulu, takutnya setelah dibuka tidak seperti itu kejadiannya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga
Pemkot Ternate Gandeng Harita Nickel Dorong Sport Tourism Berbasis Warisan Budaya
Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung
Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate
PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan
JKPI 2026, Wali Kota Ternate: Revitalisasi Cagar Budaya Penggerak PAD dan Investasi
Tempat Hiburan Malam di Pulau Taliabu Bakal Dipindahkan, Pemda Berikan Waktu 90 Hari
Buka Rakernas JKPI 2026, Wali Kota Ternate Bicara Identitas Kota Rempah

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Rakernas JKPI XII di Kota Rempah Sukses Digelar, Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:27 WIT

Wali Kota Ternate Serahkan Pataka JKPI 2027 ke Kota Bandung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:17 WIT

Rakernas JKPI XII, Delegasi dari Berbagai Daerah Kenakan Tenun Khas Ternate

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:09 WIT

PT NHM Diduga Tunggak Gaji Karyawan Selama 35 Bulan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:24 WIT

JKPI 2026, Wali Kota Ternate: Revitalisasi Cagar Budaya Penggerak PAD dan Investasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:32 WIT

Tempat Hiburan Malam di Pulau Taliabu Bakal Dipindahkan, Pemda Berikan Waktu 90 Hari

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:58 WIT

Buka Rakernas JKPI 2026, Wali Kota Ternate Bicara Identitas Kota Rempah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:39 WIT

Dinkes Taliabu Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Berbasis Data CKG

Berita Terbaru